;

Jaga Stabilitas, BI Tahan Suku Bunga

Ekonomi Yoga 21 Mar 2024 Kompas
Jaga Stabilitas,
BI Tahan Suku Bunga

Bank Indonesia (BI) secara konsisten kembali menahan suku bunga acuannya sebesar 6 % sejak Oktober 2023. Kebijakan suku bunga itu sejalan dengan fokus BI yang mengedepankan stabilitas atau stability overgrowth. Keputusan tersebut disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Maret 2024, Rabu (20/3). Berdasarkan hasil RDG yang digelar pada 19-20Maret 2024, BI memutuskan menahan suku bunga acuan atau BI Rate sebesar 6 %, suku bunga deposit facility 5,25 %, dan suku bunga lending facility 6,75 %. ”Kami baru akan melihat ruang terbukanya penurunan suku bunga BI Rate pada semester II-2024. Itu baseline scenario, tetapi tentu saja bisa maju, bisa mundur,” ujarnya.

Faktor utama yang akan memicu penurunan suku bunga adalah tingkat inflasi. BI meyakini kenaikan inflasi pangan yang bersumber dari komponen harga pangan bergejolak (volatile food), yang pada Februari 2024 meningkat menjadi 8,47 % secara tahunan dari bulan sebelumnya 7,22 %, Perry menjelaskan, keputusan BI mempertahankan suku bunga acuan pada level 6 % konsisten dengan fokus kebijakan moneter yang pro-stability. Artinya, BI ingin menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus sebagai langkah pencegahan (pre-emptive) dan proyeksi ke depan (forward looking) untuk memastikan inflasi terkendali dalam target 1,5-3,5 % pada 2024. (Yoga) 

Download Aplikasi Labirin :