;

Waspadai Cuaca Ekstrem Beberapa Hari ke Depan

Lingkungan Hidup Yoga 14 Mar 2024 Kompas (H)
Waspadai Cuaca Ekstrem
Beberapa Hari ke Depan

BMKG memperkirakan terjadinya cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Tanah Air beberapa hari ke depan. Angin kencang disertai hujan dengan intensitas ringan-lebat serta gelombang laut tinggi berpotensi terjadi dan berisiko memicu bencana hidrometeorologi. Masyarakat diimbau mewaspadainya. Di NTB, Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) memprediksi cuaca ekstrem berlangsung di NTB hingga akhir pecan ini. Masyarakat diimbau mewaspadai hujan disertai angina kencang hingga gelombang tinggi. Kepala Stasiun Meteorologi ZAM Satria Topan Primadi, Rabu (13/3) mengatakan, curah hujan bisa terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. ”Berpotensi terjadi di seluruh wilayah NTB, 10-16 Maret 2024,” ujarnya. Kondisi itu bisa terjadi pagi hingga dini hari, yakni mulai dari Lombok Utara, Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Bima, Kota Bima, dan Dompu.

Selain hujan disertai petir dan angin kencang, BMKG Stasiun Meteorologi ZAM memprediksi potensi gelombang tinggi pada periode itu. Gelombang dengan tinggi mencapai 2,5-4 meter berpotensi terjadi di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, dan Selat Sape bagian selatan. Adapun gelombang 4-6 meter berpotensiterjadi di Samudra Hindia, selatan NTB. Di Malang, Jatim, prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi Malang, Firda Amalia M, mengatakan, hingga kini dinamika atmosfer mendukung untuk terjadinya cuaca ekstrem. ”Selain itu, saat ini juga ada bibit siklon yang berada di selatan Pulau Jawa. Ini bisa meningkatkan cuaca ekstrem hingga seminggu ke depan berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang serta gelombang tinggi di perairan selatan Jawa,” ujarnya. Di Sultra, hujan dengan intensitas sangat tinggi masih berpotensi terjadi di Kendari dan sejumlah daerah lain di Sultra. Masyarakat diharapkan mewaspadai banjir dan longsor selama sepekan ke depan. ”Selama seminggu ke depan, (curah) hujan masih akan tinggi. Kondisi ini diprediksi terjadi di Kendari, sejumlah daerah di daratan Sultra, dan beberapa di kepulauan,” kata Kepala Stasiun Maritim BMKG Kendari Sugeng Widarko. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :