;

Dapur Umum Jadi Andalan Mahasiswa AS

Ekonomi Yoga 26 Feb 2024 Kompas
Dapur Umum Jadi Andalan
Mahasiswa AS

Susah sekali menjadi mahasiswa di AS. Tidak hanya terlilit utang pinjaman kuliah, sekarang banyak mahasiswa yang kesulitan membeli makanan. Saking tidak punya uang untuk memasak sendiri atau makan di kantin, mereka mengandalkan dapur umum gratis. Karenanya, Universitas West Virginia menambah dapur umum mereka. Dilaporkan oleh surat kabar lokal, Dominion Post, Jumat (23/2) di perguruan tinggi itu kini ada dapur umum di tiga lokasi. Sejak tahun 2010, masalah kesulitan membeli makanan di kalangan mahasiswa telah menjadi perhatian.

”Dulu, mahasiswa selalu bercanda, makanan pokoknya mi instan. Sekarang, untuk membeli mi saja tidak bisa,” kata Sydni Vega, Asisten Pengawas Keterlibatan dan Kepemimpinan Mahasiswa Universitas West Virginia. Ia bertanggung jawab atas operasionalisasi dapur umum di sana. Selama periode 2022-2023, ada 1.000 mahasiswa yang bergantung pada dapur umum ini. Menurut angket Universitas West Virginia, uang kuliah yang terus naik, disertai meningkatnya harga sewa kamar indekos ataupun asrama mengakibatkan uang mahasiswa terkuras. Selain itu, mereka juga masih harus membeli peralatan kuliah, seperti alat tulis, komputer, dan penunjang lain. Makanan bergizi semakin tergeser dari daftar prioritas.

”Kesulitan membeli makanan membuat mahasiswa sakit, tidak produktif, depresi, serta berdampak buruk pada kehidupan akademis dan sosial mereka,” demikian tulis laporan angket tersebut. Media CBS edisi Rabu (21/2) menerbitkan laporan hasil penelitian Universitas Temple bersama Universitas California Davis, menemukan, di AS, satu dari tiga mahasiswa kelaparan. Mulai dari kampus besar dan elite sampai kampus kecil, semua mengalami kasus kesulitan membeli makanan. Setiap hari mahasiswa yang tidak memiliki uang ini mengantre di dapur umum untuk makan.

Dapur umum mengandalkan sumbangan dari masyarakat lokal. Sejumlah kampus dan asrama mengembangkan lahan pertanian sendiri, termasuk pertanian hidroponik. Hasil panennya disumbangkan ke dapur umum. Kegiatan memasak dan pelayanannya dikelola unit kerja mahasiswa. ”Setiap hari saya mengantre 90 menit supaya dapat kursi di dapur umum,” kata Erin Cashin, mahasiswa tingkat akhir di UC Davis. Ia bahkan mengatur jadwal kuliahnya sedemikian rupa agar bisa memastikan memperoleh makanan di dapur umum. (Yoga) 

Download Aplikasi Labirin :