Kenaikan Harga Beras Masih Bisa Berlanjut
Kenaikan harga beras diprediksi berlanjut setidaknya hingga
Maret 2024. Sebab, sejumlah sentra produksi belum memasuki musim panen raya.
Namun, pasokan beras dari Perum Bulog dinilai meredam kenaikan harga beras di
pasar. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) BI mencatat, harga rata-rata
beras nasional pada Jumat (23/2) mencapai Rp 15.650 per kg, naik 5,4 % dibanding
satu bulan sebelumnya atau naik 14,2 % dibanding Januari 2023. Ketua Koperasi
Pasar Induk Beras Cipinang Zulkifli Rasyid berpendapat, kondisi cuaca yang
tidak pasti mengakibatkan panen tidak jelas. Area panen relatif masih terbatas
sehingga harga beras belum dapat dipastikan kembali ke harga normal.
”Harga beras dipastikan kembali normal jika sudah panen raya.
Untuk itu, tingginya harga beras masih akan berlangsung hingga pertengahan atau
akhir Maret (2024),” katanya, Sabtu (24/2). BPS memperkirakan produksi beras
pada Maret 2024 mencapai 3,51 juta ton. Kendati neraca bulanan mulai surplus, volume
produksi pada Maret tahun ini lebih rendah dari realisasi produksi beras pada Maret
2023 yang mencapai 5,13 juta ton. Surplus beras pada Maret 2024 diperkirakan 970.000
ton atau lebih rendah dibandingkan dengan surplus pada Maret 2023 yang mencapai
2,59 juta ton (Kompas.id, 19/2/2024).
Menurut Direktur Serealia Direktorat Jenderal Tanaman Pangan
Kementan Mohammad Ismail Wahab, meski tidak setinggi Maret tahun lalu, panen
pada Maret tahun ini akan berdampak terhadap penurunan harga beras. Pada Maret
2024, produksi gabah kering giling (GKG) diperkirakan 6,1 juta ton atau turun
2,82 juta ton dari produksi Maret 2023 di 8,92 juta ton. Akan tetapi, angka produksi itu lebih tinggi
dari produksi GKG pada Januari dan Februari 2024, masing-masing 1,58 juta ton
dan 2,42 juta ton. Kendati harga masih tinggi, kata Mentan Zulkifli Hasan, stok
beras untuk kebutuhan warga Jakarta masih aman. Ia memastikan pasokan beras
dari Perum Bulog dapat meredam kenaikan harga beras di Ibu Kota. (Yoga)
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Bulog Ajukan Tambahan Modal Rp 6 Triliun
Politik Pangan Indonesia Picu Optimisme
Lonjakan Harga Komoditas Panaskan Pasar
Kenaikan Harga Minyak Dongkrak Saham Energi
Harga Energi Naik-Turun, Investor Perlu Cermat
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023