Permintaan Minyak 2020 Anjlok 9,3 Juta Bph
Badan Energi International atau International Energy Agency (IEA) menyampaikan tahun ini permintaan minyak global akan mengalami penurunan lebih rendah dibandingkan tahun lalu, bahkan mencapai level yang terakhir terlihat pada 1995, menyusul langkah-langkah karantina (lockdown) di banyak negara guna mencegah penyebaran wabah virus corona Covid-19 yang telah membuat perekonomian mandek. Dalam laporan bulanan terbaru IEA yang dirilis pada Rabu (15/4), Menurut IEA, aktivitas di sektor transportasi hampir menunjukkan penurunan dramatis di mana-mana, seraya mencatat bahwa tindakan karantina telah dilaksanakan di 187 negara dan wilayah sebagai respons terhadap wabah Covid-19. “Bahkan dengan asumsi pembatasan perjalanan telah berkurang pada semester kedua tahun ini, kami memperkirakan permintaan minyak global pada tahun 2020 akan turun 9,3 juta barel per hari dibandingkan 2019, menghapus hampir satu dekade pertumbuhan,” ujar badan yang berkantor pusat di Paris, Prancis seperti dilansir dari CNBC
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023