;

Indonesia Jangan Kalah dari Vietnam

Ekonomi Yoga 22 Feb 2024 Kompas
Indonesia Jangan Kalah dari Vietnam

Selain dimeriahkan produsen kendaraan dari Asia Timur, Indonesia International Motor Show 2024 di Jakarta juga diramaikan oleh VinFast yang sangat ambisius. Bulan September 2017, VinFast memulai pembangunan pabrik di Hai Phong, Vietnam. Hanya dalam 21 bulan, pabrik itu sudah memproduksi mobil, kemudian sepeda motor listrik hingga bus listrik. Musim gugur 2018, tepatnya di Paris Motorshow, telah diperkenalkan LUX SA2.0 dan LUX A2.0, dua tipe mobil VinFast, yang didesain Pininfarina. Sebelum membantu VinFast, Pininfarina telah berkolaborasi dengan General Motors, Mitsubishi, dan Ferrari. Pada 2021, VinFast mengumumkan hanya memproduksi kendaraan listrik. Pada IIMS 2024, VinFast pun memboyong mobil-mobil listriknya dengan harga bersaing. Kuartal I-2022, VinFast dan pemerintah North Carolina, AS, menyepakati pembangunan pabrik berkapasitas 150.000 unit kendaraan per tahun. Hari Sabtu (13/1) Presiden Jokowi telah meninjau pabrikVinFast di HaiPhong,Vietnam.Presiden bahkan sempat duduk di dalam mobil VinFast.

”Kami mendukung rencana investasi VinFast di Indonesia,” ujar Presiden. VinFast memang berminat membangun pabrik seluas 240 hektar di Indonesia, karena potensi pasar di Indonesia besar. Tahun 2024 ini, VinFast berencana memulai pembangunan pabrik senilai 200 juta USD yang dapat menyerap 3.000 tenaga kerja. Ditargetkan, VinFast memproduksi 50.000 unit kendaraan per tahun. Langkah VinFast sesungguhnya mengekor Hyundai, Morris Garage (MG), dan Wuling Motors. Beberapa pabrikan mobil, yang baru-baru ini agresif berinvestasi di Indonesia, bahkan mengkhususkan diri pada produksi kendaraan listrik. Mereka tak sekadar menjual produk, tetapi juga mengedukasi pasar. Atas aksi korporasi sejumlah pabrikan mobil itu, idealnya kita, sebagai bangsa, dapat berkontemplasi. Mengapa tidak kita sendiri yang memanfaatkan pasar negeri ini. Jangan kalah dari Vietnam, sedang pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi global. Logikanya, dengan potensi pasar sebesar ini, korporasi dapat tumbuh lebih besar. (Yoga) 

Download Aplikasi Labirin :