Konsumsi Listrik Industri Anjlok
EVP Pemasaran dan Pelayanan Pelang gan PLN Edison Sipahutar
di Jakarta, Selasa (14/4), menjelaskan, efek pandemi Covid-19 menjadi faktor
utama turun nya per tumbuhan segmen bisnis dan industri. Ia memerinci sektor
bisnis hanya tumbuh sebesar 4,07 persen dikarenakan banyak industri yang
mengalami perlambatan karena banyak yang menerapkan work from home(WFH)
sehingga menurunkan kon sumsi listrik.
Khusus di Jakarta, PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (PLN UID Disjaya) melalui
General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya M Ikhsan Asaad mengkonfirmasi hal
yang sama. Ikhsan menambahkan, yang termasuk pelanggan sektor bisnis adalah
mal, hotel, dan kantor-kantor swasta, sedangkan untuk pelanggan industri,
seperti pabrik baja, tekstil, dan lainnya.
Disisi lain, Ikhsan mengatakan, kenaikan penjualan listrik rumah tangga tidak bisa menutupi penurunan penjualan listrik pada sektor bisnis dan industri. Meski begitu, revisi belum ditetapkan atas penjualan listrik di PLN UID Disjaya karena adanya wabah korona. Target penjualan listrik PLN UID Disjaya tahun ini Rp 46 triliun, kata Ikhsan.
Dalam konferensi video, Direktur Eksekutif Ins titute for Essential Services Reform (IESR) Fab by Tumiwa menilai stimulus insentif listrik untuk masyarakat kurang, Pemerintah dan PLN dinilai perlu melakukan perluasan insentif listrik ini ke kalangan rentan miskin padahal menurutnya kelompok masyarakat tersebut harus tetap memenuhi kebutuhannya sehari- hari. IESR pun mendorong pemerintah untuk memperluas penerima diskon listrik.
Menanggapi hal ini, Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Hendra Iswahyudi menjelaskan, pemerintah dan PLN sedang mengkaji perluasan insentif ini, diskon listrik telah menjangkau 40 persen masyarakat miskin dan rentan miskin, selanjutnya PLN akan mengkaji perluasan keringanan listrik bagi industri dan bisnis termasuk kemungkinan biaya beban digratiskan atau rekening minimum atau diberikan diskon 5-10 persen.
Tags :
#ListrikPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023