Indonesia Berpotensi Jadi Pusat AI di Asia Tenggara
Indonesia berpotensi menjadi pusat/episentrum dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelegence/AI) di kawasan Asia Tenggara. Potensi Indonesia ditopang oleh pasar 280 jutaan populasi serta tren adopsi teknologi dan internet yang terus berkembang pesat. Indonesia pun akan terus mendorong terwujudnya panduan etika AI bersama negara-negara anggota Asia Tenggara (Asean) dan kawasan Asia-Pasifik pada 2024 ini untuk rambu-rambu pengembangannya. Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Budi Arie Setiadi telah menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Etika AI untuk menjadi panduan dan babak baru pengembangannya di Tanah Air. SE diterbitkkan agar pengembangannya tak melanggar etika-moral serta mendorong nilai tambah ekonomi. Indonesia pun memandang bahwa kehadiran etika AI perlu disepakati bersama antarnegara anggota Asean dan di Asia-Pasifik. Karena, pengembangan dan pemanfaatan teknologi AI bisa berdampak ke sosial dan ekonomi yang signifikan, baik positif dan negatif. (Yetede)
Tags :
#Teknologi InformasiPostingan Terkait
China Meminta Dukungan Lebih Besar dari AIIB
28 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023