;

Harga Batu Bara April Terimbas Covid19

Lingkungan Hidup R Hayuningtyas Putinda 09 Apr 2020 Investor Daily, 7 April 2020
Harga Batu Bara April Terimbas Covid19

Konsumsi listrik menurun seiring dengan kebijakan Work From Home di beberapa negara. Kebijakan itu menekan penggunaan listrik di beberapa ibukota dan pusat bisnis. Lantaran kebutuhan listrik berkurang maka serapan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) pun menurun sehingga membuat over suplai kondisi pasar batu bara internasional.

Di Jakarta, pada Senin (6/4), Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan harga batu bara pada April ini lebih rendah US$1,31/ton dibandingkan Maret kemarin menjadi US$65,77/ton. Berdasarkan catatan Investor Daily; tren HBA dalam 4 bulan terakhir adalah sebagai berikut:

  • Desember 2019 US$ 66,30/ton.
  • Awal 2020 US$ 65,93/ton.
  • Februari 2020 US$ 66,89/ton.
  • Maret 2020 US$ 67,08/ton.
  • April 2020  US$ 65,77/ton.
Secara terpisah, Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia menuturkan masih sulit prediksi pergerakan HBA dengan melihat kondisi pasar global yang kian tak menentu akibat pengaruh Covid-19.

Download Aplikasi Labirin :