HILIRISASI NIKEL, Diributkan Elite, Dikeluhkan Warga
Aktivitas pertambangan nikel yang masif di Halmahera Timur,
Maluku diduga memicu pencemaran lingkungan yang berdampak pada menurunnya
kualitas hidup warga lokal. Video viral yang direkam pada Senin (25/12/2023) menunjukkan
hamparan laut Halmahera Timur berubah warna menjadi kuning kecoklatan. Air laut
yang tercemar itu tampak meluas hingga ke perairan pulau-pulau kecil di
sekitar. Pencemaran diduga akibat kerukan tambang nikel. Dampaknya, warga
setempat yang bermata pencarian nelayan tidak bisa melaut dan menangkap ikan
untuk konsumsi sehari-hari serta dijual. Kondisi itu juga diulas dalam Laporan
Climate Right International (CRI), ”Nickel Unearthed: The Human and Climate
Costs of Indonesia’s Nickel Industry” yang dirilis 17 Januari 2024. Laporan itu
menyebutkan, aktivitas industri nikel raksasa serta pertambangan nikel lainnya
di Maluku Utara telah menyebabkan deforestasi serta pencemaran air dan udara
yang mengganggu kualitas hidup penduduk lokal.
Wilman (27), warga setempat, menuturkan, sumber air bersih
warga di Wawonii telah digunakan selama puluhan tahun. Namun, baru kali ini
mata air itu bercampur lumpur, utamanya saat pertambangan terus beraktivitas
membuka lahan dan membangun jalan tambang. ”Kalau bercampur lumpur begini, kita
sudah tidak bisa apa-apa,” katanya (Kompas, 29/5/2023). Saat warga kesulitan
hidup akibat aktivitas tambang nikel, ribuan kilometer dari Maluku dan
Sulawesi, para elite politik dan pejabat di Jakarta sibuk berdebat dan saling sindir
tentang kebijakan hilirisasi nikel menjelang Pemilihan Umum 2024. Kegaduhan
soal nikel ini muncul pascadebat cawapres, pekan lalu, saat cawapres nomor urut
02, Gibran Rakabuming Raka, berkali-kali menyentil nama mantan Kepala BKPM
Thomas Lembong. Sebelumnya, Lembong menyebut hilirisasi nikel yang merupakan
kebijakan andalan pemerintahan Jokowi telah menghancurkan harga nikel dunia.
Akibat hilirisasi yang dilakukan RI, stok nikel dunia surplus besar dan membuat
harga nikel di pasar global turun 30 % dalam satu tahun terakhir. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023