;

GOTONG ROYONG WARGA WONOSARI GELIATKAN PARIWISATA DI KAWASAN IKN

Ekonomi Yoga 10 Jan 2024 Kompas
GOTONG ROYONG WARGA WONOSARI
GELIATKAN PARIWISATA DI KAWASAN IKN

Bukan mustahil untuk berlibur di sekitar Ibu Kota Nusantara, terutama setelah sebuah tempat wisata alam dibuka. Namanya Goa Batu Tapak Raja di Desa Wonosari, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), 30 km dari Titik Nol IKN. Pada Minggu (31/12/2023) ratusan warga melancong ke kompleks goa tersebut. Sebagian warga mengeksplorasi goa batu yang menjadi inti dari tempat wisata itu, sementara beberapa anak bergantian meluncur di lintangan tali wahana flying fox dari atas goa. Di sudut lain kompleks wisata itu, para remaja larut dalam tawa canda sembari mengarungi danau bekas tambang dengan perahu karet, dengan bukit-bukit yang ditumbuhi berbagai jenis pohon kayu melingkupi mereka. Sebagian pengunjung bersantai di jajaran warung di seberang goa atau menggelar tikar untuk piknik keluarga.

Goa Batu Tapak Raja, yang mulai dibuka untuk wisata pada 28 Mei 2022, adalah goa batu dengan stalaktit atau juntaian batu-batu yang meruncing dari atap liang goa. Air senantiasa menetes dari ujung-ujung stalaktit, yang terbentuk dari endapan mineral, ke lantai goa yang rata dengan tanah. Sesekali tampak kelelawar yang terbang sekelabat menuju tempatnya bergantung. Kasiyono, Kepala Desa Wonosari, menyebut, ada 10 jenis kelelawar di goa itu, juga berbagai jenis burung dan monyet di hutan sekitar goa sehingga ekowisata cocok dikembangkan di sana. Nama ”Tapak Raja”, kata Kasiyono, berasal dari stalaktit yang mirip bentuk tapakan kaki seseorang. Goa tersebut dipercaya sebagai lokasi bertapa pada zaman Kerajaan Sadurengas yang kemudian berubah menjadi Kesultanan Paser antara abad ke-14 dan ke-20.

Lokasi wisata itu dibangun tidak hanya dengan lahan desa, tetapi juga lahan pribadi warga, ada 15 orang yang merelakan tanahnya untuk digunakan. Lambat-laun, aktivitas wisata pun terbentuk dan kabar tentang wisata goa mulai menyebar ke seluruh Sepaku. Geliatnya terhenti pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19, tetapi kembali menguat pada 2022, terutama setelah diresmikan oleh Plt Bupati Penajam Paser Utara Hamdam. Pada hari terakhir 2023, jalan menuju goa belum jadi, bahkan masih rusak. Tapi, geliat pariwisata sudah terlihat jelas. Warga terus berdatangan setelah membayar tiket Rp 10.000 per orang ditambah karcis parkir mobil Rp 5.000. Wisata perahu juga dapat dinikmati dengan tiket seharga Rp 10.000 per orang, sedangkan flying fox Rp 25.000. Ismawati (34), warga Desa Suka Raja yang berpiknik di dekat goa, menyebut kehadiran Goa Batu Tapak Raja memberi referensi baru bagi warga Sepaku untuk berwisata. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :