Investasi Manufaktur Ditarget Rp 630 T
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan investasi di sektor pengolahan nonmigas (manufaktur) mencapai Rp 630 triliun pada 2024, tumbuh 10% dibandingkan estimasi 2023 sebesar Rp 571 triliun. Dengan investasi sebesar itu, pertumbuhan manufaktur dipatok 5,8%, dibandingkan estimasi tahun ini sebesar 4,8%. Jumlah itu jauh di atas target pertumbuhan ekonomi 2023 dalam APBN sebesar 5,2%. Selain ditopang investasi, pertumbuhan manufaktur 2024 akan didorong ekspor dan belanja produk dalam negeri pemerintah. Sejalan dengan itu, kontrubusi manufaktur terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional diproyeksikan naik menjadi 17,9% dari estimasi 2023 sebesar 16,91%, Dengan begini, manufaktur tetap menjadi lapangan usaha pemasok terbesar PDB di Tanah Air. (Yetede)
Tags :
#ManufakturPostingan Terkait
BRI Cetak Laba Rp 15,5 T di Kuartal I-2026
30 Apr 2026
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
09 Feb 2026
PHK Massal Bisa Jadi Efek Domino Perang
26 Jun 2025
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023