IHSG Kembali Ukir Rekor Baru di 7.237
Indeks harga saham gabungan (IHSG) menembus rekor tertinggi 2023 menjelang libur panjang. Jumat (22/12/2023), di posisi 7.237,5 dari posisi tertinggi sebelumnya 7.219. IHSG menguat 27,9 poin (0,39) pada perdagangan kemarin, sejalan dengan penguatan sebagian besar saham dari total nilai transaksi yang mencapai Rp 15,8 triliun. Tim riset Pilarmas Sekuritas mengungkapkan, kenaikan IHSG sejalan dengan penguatan bursa asia. Hal itu dipicu data produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat (AS) yang naik 4,9% secara tahunan pada kuartal terakhir. Ini memberikan peluang bagi The Fed untuk menurunkan suku bunga. "Sehingga ini memicu pelaku pasar memiliki ekspektasi rilis data PDB AS bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada Maret tahun depan," ujar Pilarmas dalam risetnya. Merujuk FedWatch Tool CME Group, probabilitas pemangkas suku bunga acuan sebesar 71,3%. (Yetede)
Tags :
#SahamPostingan Terkait
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
25 Jun 2025
Perang Memanas, Saham Energi Kian Mendidih
24 Jun 2025
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
23 Jun 2025
Pasar Dalam Tekanan
23 Jun 2025
Bank Masih Dilema Menurunkan Bunga Kredit
20 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023