;

Gagasan dan Janji

Gagasan dan Janji

Indonesia tengah memasuki masa transisi politik seiring dengan berakhirnya jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin pada 20 Oktober 2024. Tahun 2024 menjadi tahun yang fenomenal karena masyarakat tak hanya memilih Presiden dan Wakil Presiden. Pemilu serentak 2024 adalah pemilu pertama nasional yang akan menyelenggarakan lima jenis pemilu sekaligus, yaitu Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPD, anggota DPR, anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten/kota, dan pilkada serentak untuk memilih 37 Gubernur (kecuali DIY) dan kepala daerah di 514 kabupaten/kota. Ini adalah pengalaman pertama yang menjadi legenda sekaligus catatan sejarah bangsa Indonesia, dan bahkan mungkin secara global, di mana lima pemilu sekaligus dilakukan di tahun yang sama. Dalam rangkaian Pemilu 2024, pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, yang tinggal 51 hari lagi, menjadi sorotan utama, baik di dalam dan luar negeri. Gegap gempita perhelatan pemilu ini bisa dimaklumi mengingat, jumlah penduduk Indonesia sendiri cukup besar, yaitu negara dengan jumlah penduduk terbanyak keempat di dunia dengan lebih dari 270 juta jiwa. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 sebanyak 204.807.222 pemilih, terdiri dari pemilih dalam negeri 203.056.748 dan pemilih dari luar negeri 1.750.474. Prospek pemulihan ekonomi global sampai dengan akhir 2023 diperkirakan masih akan tertahan. Beberapa faktor yang memengaruhi perlambatan ekonomi global adalah tekanan sektor keuangan, kesulitan pembayaran utang (debt distress), dampak eskalasi konflik Ukraina-Rusia, Israel-Hamas, tingkat inflasi serta suku bunga yang tinggi dalam waktu yang lama. Di tengah ketidakpastian global tersebut, Indonesia diperkirakan termasuk sebagai salah satu negara yang masih mampu tumbuh kuat pada 2023, melanjutkan momentum positif periode sebelumnya. Tak heran, masyarakat antusias dengan sejumlah program ekonomi para calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Adapun, tiga kandidat capres dan cawapres, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang berada di nomor urut 3. Ketiga capres juga telah menawarkan gagasan untuk merespons tantangan tersebut dengan platform-nya masing-masing. Gagasan itu pun juga sudah disampaikan secara lebih formal dalam debat, yang dijadwalkan berlangsung dalam lima tahap dimulai sejak 12 Desember dan berakhir pada 4 Februari. Debat capres dan cawapres, dengan segala gegap gempita maupun pro dan kontranya, setidaknya dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai gagasan dan janji para kandidat. Inilah yang seharusnya menjadi titik kritis bagi lebih dari 204 juta pemilih. Gagasan yang bisa dan dapat direalisasikan.

Tags :
#Opini
Download Aplikasi Labirin :