Kelas Menengah Butuh Perhatian Sebelum Terlambat
Jumlah kelas menengah di Indonesia terus meningkat. Namun,
status ekonomi yang tanggung alias tidak miskin, tetapi tidak kaya membuat
mereka nyaris terabaikan dan rentan kembali jatuh miskin. Pemerintah perlu memperhatikan kebutuhan
kelompok ini akan ekonomi yang lebih berkualitas sebelum keresahan sosial
memuncak. Menurut Laporan Bank Dunia ”Aspiring Indonesia:Expanding the Middle
Class”, kelas menengah di Indonesia tumbuh 10 % setiap tahun selama periode
2002-2016. Bank Dunia mengidentifikasi kelas menengah di Indonesia sebagai orang
yang pengeluarannya Rp 1,2 juta hingga Rp 6 juta per bulan. Jumlah kelas
menengah RI per tahun 2020 diperkirakan ada 52 juta orang atau 19 % dari total
populasi. Sebagian besar adalah kelas menengah-bawah. Ada pula kelompok calon kelas
menengah (aspiring middle class) alias sudah lepas dari jerat kemiskinan,tetapi
belum seaman kelas menengah. Jumlahnya 115 juta orang atau 45 % dari total
populasi.
Mantan Menkeu Chatib Basri mengatakan, jumlah kelas menengah
RI akan terus naik seiring naiknya pendapatan per kapita nasional. ”Ada gejala
middle class semakin naik pesat. Apalagi, tahun 2045 nanti saat Indonesia
ditargetkan jadi negara maju,” katanya dalam Regional Chief Economist Forum di
Nusa Dua, Bali, Jumat (8/12). Kelas menengah adalah masyarakat yang sudah tidak
lagi hidup di bawah garis kemiskinan,tetapi masih rentan jatuh miskin jika
sewaktu-waktu terjadi guncangan. Pandemi Covid-19 adalah masa-masa di mana
banyak kelas menengah kembali miskin karena kehilangan mata pencarian, terkena pemutusan
hubungan kerja (PHK), dan penghasilannya dipotong. Chatib mengatakan, meski
rentan, kelompok ini tidak tersentuh program perlindungan sosial (perlinsos)
yang saat ini lebih difokuskan bagi mereka yang miskin dan masuk dalam data
terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). (Yoga)
Postingan Terkait
Ancaman Deindustrialisasi & Nasib Buruh
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023