;

Indonesia Belum Sepakati Komitmen Energi Terbarukan

04 Dec 2023 Kompas (H)
Indonesia Belum
Sepakati Komitmen
Energi Terbarukan

Indonesia belum menyepakati ajakan Uni Eropa untuk meneken komitmen peningkatan kapasitas energi terbarukan hingga tiga kali lipat dalam Konferensi Para Pihak tentang Perubahan Iklim Ke-28 atau COP28 di Dubai, Uni Emirat Arab. Pasalnya, target transisi energi Indonesia yang telah disesuaikan dengan Perjanjian Paris masih menemukan banyak hambatan. Daftar 118 negara yang telah menyepakati komitmen peningkatan kapasitas energi terbarukan tiga kali lipat atau tripling renewable per Sabtu (2/12) beredar di tengah penyelenggaraan COP28. Indonesia tidak masuk daftar itu. Direktur Panas Bumi Kementerian ESDM HarrisYahya, salah satu utusan Indonesia dalam bidang energi di COP28, Minggu (3/12), menjelaskan, tawaran itu muncul sekitar sebulan lalu lewat surat yang disampaikan Uni Eropa melalui Kemenlu. Selain meningkatkan kapasitas energi terbarukan, mereka juga mengajak untuk menggandakan target efisiensi energi atau doubling energy efficiency. Sampai saat ini, Indonesia belum memutuskan untuk bergabung.

”Di situ ada target triple dan double sampai 2030 untuk renewable energy. Apakah kita mampu, yang ada sekarang saja, enggak usah triple, double pun untuk renewable energy belum tentu bisa berjalan,” ujarnya saat ditemui di lokasi penyelenggaraan COP28. Indonesia saat ini masih berkomitmen dengan Perjanjian Paris, melalui revisi dokumen kontribusi nasional atau Enhanced Nationally Determined Contribution (ENDC) pada 2022, untuk menurunkan emisi karbon penyebab perubahan iklim sampai 2030. Dokumen itu, antara lain, mengatur, 37 % penurunan emisi gas rumah kaca diperoleh dari kegiatan efisiensi energi dan lebih dari 50 % dengan penerapan energi terbarukan. ”Kita sudah sejalan dengan semangatnya. Namun, kita juga harus melihat bahwa saat ini kita sedang bertransisi,” katanya. (Yoga)

Tags :
# #Internasional
Download Aplikasi Labirin :