PRODUK BARU : SRI Investasi US$12 Juta
Memasuki tahun kelima berproduksi, PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI) mengalokasikan investasi senilai US$12 juta untuk pengembangan produk baru.Michel Lefebvre, President Director PT Synthetic Rubber Indonesia (SRI) mengatakan SRI saat ini memiliki kapasitas produksi bahan baku ban ramah lingkungan 120.000 ton per tahun.“Kami belum berencana memperluas kapasitas produksi saat ini, meski demikian kami berencana menghadirkan inovasi berupa produk baru. Proyek pengembangannya kami mulai pada tahun ini,” kata Lefebvre di sela-sela Kunjungan Media ke Pabrik SRI di Cilegon, Kamis (30/11/2023). SRI, pabrik solution styrene butadiene rubber pertama dan satu-satunya di Indonesia, saat ini memproduksi butadiene rubber (BR) dan styrene butadiene rubber (SBR). Sekitar 60% produk SRI adalah SBR.Keduanya merupakan bahan baku untuk ramah lingkungan. “Dengan teknologi Michelin, bahan baku tersebut didesain mampu mencegah hilangnya energi dari gesekan ban, membuat bahan bakar lebih hemat, dan menekan emisi CO2.”Direktur SRI Ali Mustofa mengungkapkan BR yang produk dan teknologinya banyak tersedia di pasar itulah yang akan dihentikan produksinya. Adapun produk SSBR akan tetap dipertahankan. SRI adalah bagian penting bagi rantai pasok Michelin secara global, mengingat Michelin hanya memiliki tiga pabrik elastomer di dunia dan PT SRI adalah salah satunya. SRI sendiri merupakan perusahaan patungan antara Michelin dan Chandra Asri Petrochemical. Menelan investasi US$435 juta, SRI mulai berproduksi pada 2018.
Tags :
#Investasi lainnyaPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Lubang di Balik Angka Manis Surplus Perdagangan
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023