;

BTN Ajukan Penawaran Akuisisi Dua Bank Syariah

Ekonomi Hairul Rizal 30 Nov 2023 Kontan
BTN Ajukan Penawaran Akuisisi Dua Bank Syariah

PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) masih getol meneruskan rencana pemisahan unit usaha syariah (UUS). Bank yang banyak menyalurkan kredit properti ini bahkan bertekad, hasil pemisahan UUS miliknya akan jadi bank syariah terbesar kedua di Indonesia. Ini akan diwujudkan dengan mengakuisisi bank syariah yang saat ini sudah beroperasi. Bank yang diakuisisi tersebut kemudian akan digabung unit usaha syariah BTN, atau BTN Syariah. Ada dua bank yang sedang diincar bank pelat merah ini. Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat ketertarikan untuk mengakuisisi saham kedua bank syariah ini. "Kami sudah mengirimkan letter of interest sejak awal November 2023," kata dia saat paparan publik BTN, Rabu (29/11). Jika tak ada aral melintang dan bank yang dibidik menerima pinangan BTN, akuisisi diperkirakan rampung pada April hingga Juni 2024. Nixon memperkirakan proses uji tuntas membutuhkan waktu dua hingga tiga bulan. Opsi akuisisi bank dipilih sebagai jalan untuk spin off karena prosesnya lebih mudah, dibanding membangun bank baru atau melebur BTN syariah ke salah satu bank syariah. Nixon memaparkan, ini sesuai kajian konsultan. Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyebut, struktur perbankan syariah saat ini tidak ideal, karena hanya ada satu bank besar. Menurut Dian, industri bank syariah butuh dua hingga tiga pemain besar agar kompetitif. Jadi, OJK mendorong konsolidasi. "Selama ini hanya terjadi secara organik. Sehingga perlu ada langkah-langkah anorganik," ujarnya. Sepanjang sembilan bulan pertama 2023, PT Bank Tabungan Negara (BTN) mencetak laba bersih Rp 2,31 triliun. Capaian ini hanya tumbuh tipis sekitar 1,65% secara tahunan. Mininya kenaikan keuntungan ini disebabkan karena penurunan pendapatan bunga bersih dan meningkatnya biaya provisi. Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan, BTN masih optimistis target laba sebesar Rp 3,2 triliun tahun ini tercapai. "Kami ada satu deal yang disepakati dibayar pada Desember 2023, yaitu pembayaran dari Jiwasraya atas asuransi-asuransi kredit di masa lalu," ujarnya.  

Tags :
#Perbankan
Download Aplikasi Labirin :