EMPAT RESEP SUKSES BISNIS COLDPLAY
Pada usianya yang sudah 25 tahun, alih-alih menua dan pudar,
Coldplay terus berpendar. Saat band sepantarannya sudah mulai sepi penggemar
baru dan sibuk menjaga basis penggemar lama yang itu-itu saja, Coldplay terus
ekspansif dan merangkul penggemar baru yang lebih muda dan segar. Saat
mendengar Coldplay akan manggung di Jakarta, bukan cuma Anisa yang bergembira,
melainkan juga Wawan, sang ayah. Soalnya, keduanya sama-sama menggemari musik
kuartet asal London itu. Padahal, keduanya terpaut usia 23 tahun. Wawan yang merupakan
karyawan swasta berusia 42 tahun sama gandrungnya dengan Anisa, mahasiswi yang
kini berusia 19 tahun. Bedanya, Wawan lebih suka lagu-lagu jadul dari album-album
awal Coldplay macam ”Yellow” dan ”In My Place” yang keluar di awal decade 2000.
Sementara Anisa lebih suka lagu-lagu kekinian macam ”My Universe” dan ”A Sky
Full of Stars”.
Menurut Wawan, lagu-lagu Coldplay saat ini sudah jauh berbeda
dengan lagu yang dibawakan Chris Martin dan kawan-kawan saat awal
kemunculannya. Dulu, lagu-lagu Coldplay sangat kental dengan nuansa genre
Brit-pop (British-popular) yang dibalut dengan nuansa rock. Musik dihasilkan
dari permainan band dengan instrumen musik analog. Sementara lagu-lagu Coldplay
yang belakangan ini lebih kental nuansa genre pop dibalut electronic dance
music (EDM). Terlepas dari berbagai konsepnya, nyatanya transformasi musik itu
berjalan mulus. Walau punya pasar berbeda, lagu baru dan lagu lama sama-sama banyak
peminatnya. Di aplikasi pemutar lagu Spotify. Sampai 20 November 2023, hit pertama
Coldplay, yakni ”Yellow”, sudah diputar 1,93 miliar kali. Sementara hit
teranyar Coldplay, yakni ”My Universe”, sudah diputar 1,14 miliar kali. Perubahan
musik ini juga berkaca dari selera musik dunia yang lebih banyak menggemari pop-EDM
ketimbang rock.
Coldplay terus memperluas pasar pendengarnya dengan menggandeng
berbagai musisi top dunia yang tengah naik daun. Contohnya, lagu ”My Universe” dinyanyikan
bareng grup bintang pop Korsel, BTS. Coldplay juga mengubah konsep citra mereka
menjadi brand yang lebih segar dengan pakaian yang lebih berwarna-warni dan sepatu
sneakers dengan warna mencolok. Coldplay juga memproklamasikan diri sebagai
band yang ramah lingkungan, selain kerap menyuarakan isu-isu sosial. Billboard
menobatkan tur konser Music of the Spheres World Tour (2022-2024) sebagai tur
musik terlaris keempat sepanjang sejarah musik dunia. Total pendapatannya 617,8
juta USD. Jumlah ini datang dari 6,3 juta penonton yang tersebar di 107
pertunjukan per Juli 2023. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023