Perang Hambat Konsensus
Banyak usulan belum disetujui anggota APEC. Perang Ukraina
dan Gaza menjadi tantangan utama dalam KTT Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik,
15-16 November 2023, di San Francisco, AS. Perang itu sebagian dari persoalan
geopolitik dan geoekonomi global saat ini. Korea Selatan mendesak Kerja Sama
Ekonomi Asia Pasifik (APEC) membahas penguatan hubungan Rusia dengan Korut.
Penguatan itu dinilai akan membawa perang Ukraina dan ketegangan di Semenanjung
Korea ke arah lebih berbahaya. Di sisi lain, Rusia meminta APEC tetap fokus
menjadi organisasi ekonomi. ”Kami akan melihat apakah pernyataannya (pernyataan
akhir para pemimpin APEC) tetap pada (isu) ekonomi,” ujar Wakil PM Rusia Alexey
Overchuk sebagaimana dilaporkan kantor berita Rusia, TASS, Kamis (16/11).
Pernyataan akhir pemimpin APEC dijadwalkan disepakati pada
Kamis sore waktu San Francisco atau Jumat pagi WIB. Sejauh ini, sebagaimana
dilaporkan Reuters dan kantor berita Kyodo, ada sejumlah perbedaan pendapat di
antara para delegasi. ”Terlalu banyak perbedaan pandangan soal kondisi dunia,”
kata Mendag Jepang Yasutoshi Nishimura. Pada Mei 2023, penolakan China dan
Rusia terhadap rancangan naskah pernyataan bersama membuat pertemuan Menkeu
APEC gagal menghasilkan kesepakatan. Pernyataan itu membahas perang Ukraina.
Para menkeu APEC juga gagal menyepakati pernyataan akhir dalam pertemuan peka ini.
Dalam pertemuan tersebut, perang Ukraina dibahas bersama perang Gaza. Menkeu AS
Janet Yellen menyebut, APEC sepakat berusaha sekuatnya mencegah dampak buruk
perang Gaza pada perekonomian kawasan dan global. Anggota APEC juga setuju perang Gaza jangan sampai meluas. (Yoga)
Postingan Terkait
Eskalasi Konflik Amerika Serikat – Iran
PHK Massal Bisa Jadi Efek Domino Perang
Dampak Blokade Selat Hormuz pada Logistik Laut
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Pasar Dalam Tekanan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023