;

Momentum dari Pawone Kuliner

Ekonomi Yoga 15 Nov 2023 Kompas (H)
Momentum dari
Pawone Kuliner

Rasa syukur terucap dari sejumlah pelaku usaha kuliner di Magelang, Jateng, yang mengikuti program Pawone Kuliner Borobudur Marathon. Selain mendapat pembinaan, mereka juga diajak berkeliling ke sejumlah kota untuk menjajakan produk. Peluang untuk lepas landas mengembangkan bisnis pun terbuka lebar. ”Ternyata jualan nasi goreng bisa membuat saya naik pesawat,” kata  Siti Nuryati Puji Prihatin (40), pemilik usaha Nasi Goreng Magelangan Handayani, saat ditemui di Desa Deyangan, Kecamatan Mertoyudan,  Magelang, Jateng, Selasa (24/10). Puji bersama suaminya, Rokhman (45), sehari-hari berjualan nasi goreng di rest area Desa Deyangan sejak 2016. Keduanya berjualan pukul 17.00-24.00. Dalam sehari, mereka bisa menjual 30 porsi nasi goreng dengan harga Rp 15.000-Rp 17.000 per porsi. Sejak 2019, Puji dan Rokhman ikut serta dalam program Pawone Kuliner Borobudur Marathon. Program itu bagian dari lomba lari Borobudur Marathon yang digelar atas kerja sama Pemprov Jateng, Bank Jateng, harian Kompas, dan Yayasan Borobudur Marathon.

Setelah bergabung dengan program Pawone Kuliner, usaha Puji dan Rokhman mengalami lompatan. Sebab, selain mendapat pembinaan dari chef profesional, peserta program itu juga diajak berkeliling ke sejumlah kota untuk memeriahkan acara Bank Jateng Friendship Run, kegiatan lari bersama untuk menyambut Borobudur Marathon 2023. Pada 2022, Puji dan Rokhman diajak ke Semarang, Jakarta, dan Makassar untuk berjualan di sela-sela acara Bank Jateng Friendship Run. Pada tahun ini, mereka diajak ke Surabaya, Makassar, Banjarmasin, dan Palembang. ”Di Surabaya, dagangan kami laku 500 porsi, di Makassar 375 porsi, serta di Banjarmasin dan Palembang masing-masing 500 porsi,” ucap Puji. Puji bersyukur karena hasil berjualan nasi goreng itu bisa menyekolahkan kedua putranya di pondok pesantren.

Vice GM Event Harian Kompas Budhi Sarwiadi mengatakan, program Pawone Kuliner Borobudur Marathon diinisiasi mulai 2018. Sejak itu, total ada 35 pelaku UMKM kuliner yang dibina. ”Dari awal, kami mendampingi tidak hanya dari produk, tetapi juga dari pelayanan dan pengelolaan sehingga mereka merasakan manfaat,” katanya.Sejumlah pelaku UMKM kuliner akan berjualan dalam rangkaian acara Borobudur Marathon 2023 Powered by Bank Jateng, yakni saat pengambilan perlengkapan lomba (race pack collection) pada 17-18 November dan saat lomba, 19 November 2023. ”Di rangkaian acara itu, mereka diarahkan sebagai entrepreneur murni. Kami sediakan tempat dan promosinya, mereka menyiapkan lain-lainnya sendiri. Ini ajang mereka untuk tumbuh,” kata Budhi. Peluang terbuka, siap dimanfaatkan dan lepas landas menjadi pelaku UMKM yang sukses. (Yoga)

Tags :
#UMKM #Kuliner
Download Aplikasi Labirin :