Pasar Derivatif di BEI Masih Sunyi
Transaksi saham masih mendominasi nilai transaksi perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Sepanjang tahun 2023, total nilai transaksi di BEI mencapai Rp 2.179,63 triliun per Jumat (10/11). Transaksi saham di seluruh pasar berkontribusi paling besar senilai Rp 1.826,43 triliun. Menyusul transaksi waran menjadi kontributor terbesar kedua yang mencapai Rp 7,38 triliun. Ini cuma 0,57% dari seluruh total transaksi BEI. Sementara waran terstruktur hanya mencapai sekitar Rp 572,86 miliar. Di kategori derivatif, BEI juga memiliki empat produk, yaitu IDX LQ45 Futures, IDX30 Futures, Indonesia Government Bond Futures dan Basket Bond Futures. Direktur Pengembangan BEI, Jeffrey Hendrik menuturkan untuk menggenjot transaksi di pasar waran terstruktur hingga derivatif, ke depan BEI akan menggencarkan sosialisasi. Nah, agar mendorong pasar keuangan derivatif, BEI tengah mengodok produk baru yaitu single stock future. Secara sederhana, single stock futures merupakan saham tunggal yang dijadikan kontrak derivatif. Ada dua kontrak yang dapat diikuti oleh kalangan investor. Pertama kontrak beli (long) dan kontrak jual (short). Biasanya kontrak long bisa diambil ketika pasar berpotensi bullish. Head of Business Development Division Henan Putihrai Asset Management, Reza Fahmi melihat, minimnya nilai transaksi di pasar derivatif mengindikasi, produk-produk tersebut kurang diminati oleh investor lokal maupun asing. Ada beberapa penyebab. Pertama, investor ritel belum familiar dengan produk turunan seperti futures, ETF hingga produk waran tersruktur karena kurangnya sosialisasi. "Kedua, tingginya risiko yang melekat pada produk futures, ETF dan waran terstruktur karena bersifat leverage," kata Reza. Arjun Ajwani, Research Analyst Infovesta Kapital Advisori menilai, rendahnya likuiditas produk tersebut, selain saham di pasar reguler, bukan fenomena yang baru di pasar modal.
Postingan Terkait
Duo Investor Raksasa Dibalik RS Hermina
26 Jun 2025
Ketegangan AS–Iran Tekan Sentimen Pasar Global
23 Jun 2025
Pasar Dalam Tekanan
23 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023