Muhadjir Effendy Cari Solusi Atasi Krisis Pangan di Papua
Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menyerahkan
sejumlah bantuan di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, sebagai tindak lanjut
penanganan bencana yang terjadi. Selain penyerahan bantuan, kunjungan ini untuk
berkoordinasi dengan pemda setempat mencari solusi menyeluruh permasalahan krisis
pangan yang kerap terjadi di Papua. ”Kunjungan hari ini sebagai tindak lanjut.
Sebelumnya pemerintah pusat dan daerah telah menyalurkan bantuan di lokasi
kelaparan. Sekarang yang terpenting
mencari solusi agar kasus seperti ini tidak terulang lagi,” kata Menko PMK Muhadjir
Effendy saat menyalurkan bantuan di Distrik Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo,
Jumat (10/11). Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah daerah di Yahukimo
dilanda bencana, seperti longsor dan kelaparan, akibat cuaca ekstrem. Hal ini menyebabkan
sebagian besar masyarakat mengalami krisis pangan. Salah satu yang cukup disorot
adalah musibah kelaparan yang mengakibatkan kematian massal di Distrik Amuma.
Bupati Yahukimo Didimus Yahuli mengatakan ”Saat ini (isu
kelaparan) sudah tertangani. Kebutuhan pangan masyarakat sudah kembali
tercukupi”. Di rumah jabatan Bupati Yahukimo, rombongan Kementerian PMK dan
dari kementerian ataupun badan negara lainnya menyerahkan bantuan bahan pokok,
pakaian, obat-obatan, serta uang tunai Rp 1 miliar sebagai dukungan operasional
penanganan kebencanaan. ”Fokus kami sekarang adalah menangani krisis pangannya karena
ini terus berulang di sejumlah wilayah di Papua. Kami sudah berkoordinasi menyiapkan
gudang (pangan) di sejumlah titik. Tempat paling ideal itu dekat bandara. Jika
ada bencana, langsung bisa disalurkan,” ujar Muhadjir. Di sisi lain, kunjungan
ini sekaligus untuk mencari solusi jangka panjang untuk penanganan yang tengah
dikoordinasikan dengan lintas kementerian, lembaga, dan pemda setempat. Rencananya,
pemerintah menyiapkan sejumlah strategi, mulai dari pengembangan varietas lokal
yang lebih tahan iklim hingga penyuluhan soal teknologi tepat guna yang dibutuhkan
untuk pengolahan bahan pangan agar lebih awet. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023