;

KINERJA BUMN : BERINGSUT KONFLIK DI TAHUN POLITIK

KINERJA BUMN : BERINGSUT KONFLIK DI TAHUN POLITIK

Kementerian Badan Usaha Milik Negara berupaya sekuat tenaga menjaga sasaran kinerjanya pada tahun ini maupun 2024. Target itu rada berat karena bisnis korporasi pelat merah sangat rentan dengan dinamika politik yang berlangsung di Tanah Air. Ari Dwipayana, Koordinator Staf Khusus Presiden memastikan bahwa Rosan P. Roeslani telah memperoleh persetujuan mundur dari jabatannya sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak Rabu (25/10). Rosan tak sampai 4 bulan mengemban jabatan Wakil Menteri BUMN semenjak dilantik Presiden Joko Widodo pada 17 Juli 2023. Sebelum mengemban jabatan sebagai wakil menteri, Rosan menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat. “Presiden telah mengabulkan permohonan pengunduran diri Wamen BUMN, Rosan P. Roeslani. Wamen BUMN ini secara resmi diberhentikan dengan hormat melalui Keppres tertanggal 25 Oktober 2023,” ujar Ari Dwipayana, Rabu (25/10). Mundurnya Rosan dari jabatan Wamen BUMN tak lepas dari dinamika politik yang berkembang di Tanah Air. Rosan yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia itu, ditunjuk sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Bersama Menteri BUMN Erick Thohir, Rosan sebelumnya dikenal sebagai bagian dari tim kampanye pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Selain Rosan, ada beberapa pejabat di lingkungan korporasi pelat merah mengundurkan diri dari jabatan yang diduduki karena masuk dalam tim pemenangan capres-cawapres di pilpres mendatang. Misalnya, Eko Sulistyo mundur dari posisi Komisaris PT PLN (Persero) setelah masuk dalam tim pemenangan pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud Md. Pejabat di lingkungan perusahaan BUMN lain seperti Komisaris Utama PT PP (Persero) Tbk. Andi Gani Nena Wea, juga bergabung dalam tim pemenangan pasangan Ganjar-Mahfud. Keluarga dekat Presiden Jokowi, juga saat ini menempati pos komisaris di BUMN. Satu sisi, putra Presiden Jokowi yakni Gibran Rakabuming masuk sebagai peserta di Pilpres 2024. Berdasarkan laporan Kementerian BUMN, nilai aset korporasi pelat merah hingga kuartal III/2023 mencapai Rp9.842 triliun. Korporasi BUMN juga turut menopang anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) lewat setoran dividen kepada kas negara. Dari periode satu ke periode berikutnya, nilai dividen BUMN terlihat meningkat. Selain dari sisi setoran dividen, Erick juga mematok target menambah jumlah perusahaan pelat merah yang melantai di Bursa Efek Indonesia pada 2024. Kondisi pasar tahun depan diharapkan jadi momentum pas bagi korporasi BUMN melantai. “Saya rasa kami terus dorong kalau memang situasinya tepat, untuk bisa go public,” ujar Erick dalam Capital Summit & Market Expo 2023 di Gedung BEI, Jakarta pada Sabtu, (28/10).

Tags :
#Umum #Korporasi
Download Aplikasi Labirin :