Kalsel Panen Raya di Tengah Ancaman El Nino
Sejumlah daerah di Kalsel masih bisa melakukan panen raya
padi di tengah ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino. Bahkan, hasil panen
padi tahun ini diakui petani lebih bagus dari tahun-tahun sebelumnya. Pemda optimistis
produksi padi tahun ini akan meningkat hingga mencapai 1 juta ton. Untuk
kesekian kalinya di musim kemarau tahun ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Kalsel melaksanakan panen raya padi. Kali ini, panen raya dilaksanakan di
hamparan sawah milik petani di Desa Penggalaman, Kecamatan Martapura Barat,
Kabupaten Banjar, Senin (16/10). Bahrun (58), petani di Desa Penggalaman,
mengatakan, hasil panen padi tahun ini lebih bagus daripada hasil panen padi
tahun sebelumnya meski kemarau tahun ini lebih ekstrem. Faktor yang paling
menentukan adalah varietas padi yang ditanam.
”Sebelumnya, kami selalu menanam padi lokal. Tetapi, mulai
tahun ini kami menanam padi unggul. Kami dianjurkan untuk mengganti varietas setelah
dua tahun terakhir gagal panen akibat serangan tungro,” ujar petani dari
Kelompok Tani Karya Bersama itu di sela-sela acara syukuran panen raya padi di
Penggalaman. Bahrun mengungkapkan, tahun ini ia mendapat gabah sebanyak 600
kaleng dari sawah garapannya seluas 1 hektar (ha). Biasanya dari lahan 1 ha, dia
hanya mendapat padi sekitar 200 kaleng. Satu kaleng memuat sekitar 20 liter gabah.
”Kemarau sejauh ini tidak jadi persoalan di daerah kami karena irigasinya
bagus. Kami tetap bisa menggarap lahan karena air masih tersedia dan cukup
untuk mengairi sawah,” katanya. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023