IMF Gagal Sepakati Peningkatan Pendanaan
JAKARTA,ID-Negara-negara Dana Moneter Internasional (IMF) pada Sabtu (14/10/2023) gagal menyepakati rencana yang didukung Amerika Serikat (AS) unutk meningkatkan pendanaan IMF, tanpa memberikan porsi lebih banyak kepada China dan negara pasar berkembang besar lainnya. Namun, IMF menjanjikan adanya penambahan berarti dalam sumber-sumber pinjaman untuk akhir tahun. Pada penutupan pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Maroko, Afrika Utara, ketua komite pengarah IMF menyerukan kontribusi kuota baru agar dapat mempertahankan sumber daya IMF saat ini. Mengingat berakhirnya masa berlaku perjanjian pinjaman bilateral senilai US$ 185 miliar. Sebagai informasi, kouta yang dikontribusikan negara-negara anggota secara proposional sesuai dengan kepemilikan saham masing-masing, yakni mencakup sekitar 40% dari sekitar US$ 1 triliun dana pinjaman IMF. (Yetede)
Postingan Terkait
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
28 Jun 2025
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
25 Jun 2025
Melonjaknya Rekening Macet Pinjaman Daring
24 Jun 2025
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023