MEMACU INTEGRASI PELABUHAN
Pengembangan ekosistem pelabuhan terintegrasi menjadi kunci agar pemerintah dapat terus menekan biaya logistik. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan akan meningkatkan digitalisasi pelayanan kepelabuhanan melalui sistem Inaportnet sebagai strategi pengembangan ekosistem logistik nasional (national logistics ecosystem/NLE). Inaportnet merupakan sistem yang menjadi pintu masuk awal arus logistik di pelabuhan. Seluruh data dan informasi pada sebuah kapal nantinya terhimpun pada sistem tersebut. Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub Antoni Arif Priadi menjelaskan penerapan Inaportnet akan memudahkan akses informasi baik untuk pemerintah maupun pelaku usaha. Inaportnet akan diterapkan oleh seluruh pelabuhan di Indonesia. “Setelah pelabuhan-pelabuhan tersambung sama Inaport, NLE seharusnya akan lebih bagus penerapannya,” jelas Arif di sela-sela Pelepasan Jelajah Pelabuhan 2023 di Wisma Bisnis Indonesia, Jumat (13/10). Berdasarkan data Kemenhub, hingga Oktober 2023, sebanyak 149 pelabuhan telah menerapkan Inaportnet. Hingga akhir tahun, sistem ini ditargetkan sudah diberlakukan pada 260 pelabuhan. Kemenhub juga tengah mengkaji sinkronisasi jalur kereta api dan petikemas di pelabuhan untuk memacu efisiensi logistik nasional. Dalam hal ini, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) diarahkan menyediakan area khusus bongkar muat barang yang diangkut dengan kereta api. Adapun jalur kereta api di Pelabuhan Tanjung Priok harus dioptimalkan dengan membangun rel kereta yang menjangkau seluruh terminal peti kemas, termasuk JICT (Jakarta International Container Terminal), New Priok Container Terminal (NPCT), Koja, Mustika Alam Lestari, IPC Terminal Peti Kemas. Penataan ruang kepelabuhan, jaringan transportasi atau distribusi, serta sarana dan penunjang aktivitas logistik merupakan satu dari empat program Penataan Ekosistem Logistik Nasional (ELN), sesuai Inpres No 5 Tahun 2020. Keempat program itu diturunkan dalam 42 rencana aksi, yang wajib diselesaikan dalam kurun 2020-2024. Berdasarkan dokumen rapat Deputi Koordinasi Perniagaan dan Industri Kemenko Perekonomian, sampai triwulan pertama 2023, sebanyak 38 dari 42 rencana aksi itu telah terealisasi. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut perbaikan dan efisiensi pada sektor logistik sudah mulai terlihat sejak pertama kali digagas pada 2020. Pihaknya juga telah memenuhi beberapa indikator quick wins dalam penerapan NLE. Salah satu contoh penerapan NLE yang optimal adalah pemeriksaan dokumen oleh Bea Cukai Kemenkeu yang semakin efisien. Bukti lain adalah kapal peti kemas CMA CGM Alexander Von Humboldt berkapasitas 16.000 TEUs yang sempat bersandar di JICT pada 2022. Aulia Febrial Fatwa, President Director & CEO SCN Logistics Group, mengatakan wilayah Batam memiliki ekosistem logistik sendiri bernama Batam Logistic Ecosystem (BLE). “Penerapan BLE harus disempurnakan terlebih dulu sebelum diintegrasikan dalam ekosistem logistik nasional atau NLE.”
Postingan Terkait
Akses Terputus, Warga Enggano Menjerit
Antisipasi Penutupan Selat Hormuz
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023