Ada Potensi Konsumen Pertamax Beralih ke Pertalite
Setelah PT Pertamina (Persero) menaikkan harga BBM nonsubidi
jenis pertamax dari Rp 13.300 per liter menjadi Rp 14.000 per liter mulai
Minggu (1/10) ada kekhawatiran konsumen pertamax beralih ke pertalite.
Pertalite adalah BBM bersubsidi yang dijual Rp 10.000 per liter. Regulasi
penggunaan BBM bersubsidi mendesak segera dikeluarkan. Berdasarkan catatan Kompas,
harga pertamax Rp 14.000 per liter menjadi yang tertinggi dalam setahun
terakhir. Pada 3 September 2022, Pertamina juga menaikkan harga pertamax dari
Rp 12.500 per liter menjadi Rp 14.500 per liter. Bertahan hingga 30 September
2022, harga pertamax lalu turun menjadi Rp 13.900 per liter per 1 Oktober 2022.
Sekretaris Perusahaan PT Pertamina Patra Niaga Irto Ginting, Minggu, membenarkan
bahwa setidaknya dalam setahun terakhir harga pertamax sudah lebih intens mengikuti
dinamika harga minyak mentah global. Oleh karena itu, penyesuaian harga per 1
Oktober 2023 juga mengikuti perkembangan yang terjadi.
Dengan adanya selisih Rp 4.000 per liter antara pertalite dan
pertamax, ada potensi migrasi pengguna dari pertamax ke pertalite yang lebih
murah. Pertamina berharap hal itu tidak terjadi. Di sisi lain, menurut Irto,
para pengguna pertamax umumnya sudah memahami jenis BBM yang sesuai untuk kendaraannya.
”Harapannya konsumen pengguna BBM nonsubsidi tidak migrasi ke pertalite. Segmen
ini umumnya memahami perlunya BBM yang sesuai dengan spesifikasi kendaraannya,”
ujar Irto. Pengamat ekonomi energi yang juga dosen Departemen Ekonomika dan
Bisnis Sekolah Vokasi UGM, Yogyakarta, Fahmy Radhi, yang dihubungi dari
Jakarta, mengatakan, ”Karena selisih harga itu, konsumen rasional akan pindah
ke pertalite. Apabila itu terjadi, akan memperbesar porsi subsidi salah sasaran
pertalite dan membebani APBN, mengingat pembatasan (pembelian BBM bersubsidi)
saatini belum dilakukan,” ucapnya. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023