PENJUALAN GAS : BLOK DUYUNG MENGALIR KE SINGAPURA
Keterbatasan infrastruktur membuat Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi atau SKK Migas menyetujui penjualan seluruh gas yang diproduksi dari Lapangan Mako di Blok Duyung ke Singapura.
Surat rekomendasi terkait dengan penjualan gas oleh Conrad Asia Energy Ltd. sebagai pengelola lapangan minyak dan gas bumi (migas) tersebut bakal disampaikan ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif sebagai bagian dari penyelesaian negosiasi penjualan gas dengan SembCorp Gas Pte Ltd., yang merupakan perusahaan pembangkit listrik di Singapura.“Sejauh ini sudah tidak ada isu lagi, dan SKK Migas sudah menyiapkan surat rekomendasi ke Menteri ESDM untuk mendapat persetujuan harga gas dan alokasinya,” kata Wakil Kepala SKK Migas Nanang Abdul Manaf saat dikonfirmasi, Selasa (12/9).Nanang menambahkan bahwa nantinya Conrad Asia tetap memiliki kewajiban untuk mengalihkan sebagian gas hasil angkut dari Blok Duyung untuk pasar domestik. Hanya saja, dia menuturkan bahwa infrastruktur penyaluran gas untuk pasar domestik direncanakan baru mulai dibangun pada akhir 2025.Dia juga menggarisbawahi jadwal salur gas domestik itu bakal bergantung kepada pengerjaan infrastruktur migas yang kelak menghubungkan Blok Duyung dengan beberapa pembeli potensial di dalam negeri.
Dengan total volume penjualan gas mencapai 293 triliun british thermal unit (Tbtu) dengan potensi penambahan mencapai ke level 392 Tbtu, setara dengan 71%—95% dari keseluruhan potensi 2C contingent resources sebanyak 413 Bcf.Penjualan tersebut pun nantinya bakal mengikuti harga yang bergulir di pasar global, seperti harga minyak mentah Brent. “Conrad akan menginformasikan kelanjutan dari negosiasi nota awal ini,” tulis manajemen.
Di sisi lain, persoalan ekspor gas sempat menjadi problematika, meski Menteri ESDM Arifin Tasrif telah menegaskan pemerintah tidak berencana untuk menghentikan izin ekspor gas dari sejumlah lapangan migas yang dikelola kontraktor kontrak kerja sama (KKKS).
Tags :
#MigasPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023