Komunitas Ekonomi Borneo Disepakati
Kalangan pelaku usaha dan industri Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam sepakat membentuk Borneo Economic Community atau Komunitas Ekonomi Borneo. Komunitas ini juga diharapkan dapat mengalirkan investasi untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN. Borneo merupakan kawasan yang terdiri dari Pulau Kalimantan, Indonesia; Malaysia bagian timur; dan Brunei Darussalam. Perwakilan pelaku usaha dan industri dari tiga negara itu ber-temu dalam Borneo Business Roundtable yang menjadi rangkaian sesi pasca-ASEAN Business & Investment Summit di Jakarta, Selasa (5/9). Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono dan perwakilan pemda di Pulau Kalimantan juga hadir dalam pertemuan itu.
Ketua Umum Kadin Indonesia sekaligus Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) Arsjad Rasjid memaparkan, kesepakatan pembentukan Komunitas Ekonomi Borneo dilandasi kerja sama pelaku usaha di semua provinsi di Kalimantan; Sabah dan Sarawak, Malaysia; serta Brunei Darussalam. ”Kesepakatan bersama ini untuk melihat kekuatan yang ada di Borneo,” ujarnya saat ditemui setelah pertemuan. Menurut dia, pembangunan Komunitas Ekonomi Borneo penting karena para pelaku industri tersebut berada di satu pulau. Selain itu, pembangunan IKN juga berada di kawasan Borneo. Dengan demikian, Borneo dapat menjadi salah satu episentrum pertumbuhan di kawasan. Gagasan pembentukan Komunitas Ekonomi Borneo akan ditindaklanjuti dengan rencana mengadakan Borneo Business Summit di Pontianak, Kalbar, pada November tahun ini. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023