Dua KEK di Batam Serap Ribuan Tenaga Kerja
Dua kawasan ekonomi khusus (KEK) di Batam, Kepulauan Riau, menyerap ribuan tenaga kerja. Pemerintah berjanji membangun infrastruktur dan meningkatkan pelayanan perizinan untuk mendorong investasi. Adapun pengusaha berharap tingginya tarif pelabuhan segera diatasi. Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi, Jumat (28/7) dalam keterangan tertulis memaparkan, KEK Batam Aero Technic telah menyerap 1.636 tenaga kerja. Sejak ditetapkan pada Juni 2021, KEK Batam Aero Technic telah menyerap investasi Rp 607,5 miliar. KEK Batam Aero Technic akan didorong memenuhi target investasi Rp 7,29 triliun dan serapan tenaga kerja 9.976 orang pada 2030.
”Saya sedang menyiapkan sejumlah infrastruktur untuk mendukung investasi. Mudah-mudahan ini nantinya dapat berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi,” kata Rudi dalam keterangannya. Saat ini, KEK Batam Aero Technic menjadi bengkel bagi pesawat dari 12 maskapai dalam dan luar negeri. Peluang bisnis perawatan, perbaikan, dan pemeriksaan (MRO) pesawat ini sangat menjanjikan karena ada sekitar 12.000 pesawat beroperasi di Asia Pasifik. MRO pesawat itu adalah kerja sama Lion Group dan Garuda Indonesia Group. Batam dipilih karena sangat dekat dengan Singapura. Komponen pesawat yang dipesan akan tiba di Batam kurang dari dua hari. Penyerapan tenaga kerja juga dilaporkan KEK Nongsa. Pada Januari-Juni 2023, KEK Nongsa yang bergerak di bidang teknologi digital itu menyerap 2.618 tenaga kerja. (Yoga)
Postingan Terkait
Mengendalikan Daya Tarik Eksplorasi Migas
Pemerintah akan Menjaga Laju Invetasi Asing
Ancaman Deindustrialisasi & Nasib Buruh
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023