;

HULU MIGAS Masela Babak Kedua

Lingkungan Hidup Yoga 27 Jul 2023 Kompas
HULU MIGAS
Masela Babak Kedua

Setelah terkatung-katung sejak 2020, kejelasan mitra pengelola Blok Masela menemui titik terang. Di sela-sela hajatan konvensi dan pameran Asosiasi Perminyakan Indonesia atau IPA di ICE BSD, Tangerang, Banten, Selasa (25/7) Shell resmi melepas hak pengelolaannya di Blok Masela sebesar 35 persen. PT Pertamina (Persero) dan Petronas, perusahaan hulu migas milik Malaysia, masuk menggantikan Shell. Pertamina, melalui anak usahanya, yaitu PT Pertamina Hulu Energi, membeli 20% saham Shell di Blok Masela, sementara Petronas lewat Petronas Masela Sdn Bhd mengambil 15% sisanya. Nilai penjualan 35% saham Shell tersebut adalah 650 juta USD atau Rp 9,75 triliun yang dibayarkan 325 juta USD atau Rp 4,875 triliun dalam bentuk tunai dan sisanya dibayarkan saat final investment decision di Blok Masela tercapai.

Keputusan masuknya perusahaan pelat merah di Blok Masela membawa secercah harapan. Ada angan-angan agar sumber daya gas di Masela dapat segera diproduksikan dan memberikan manfaat bagi Indonesia, terutama bagi warga di sekitar lapangan gas tersebut. Pengelola Blok Masela pun diminta SKK Migas untuk segera merevisi kembali rencana pengembangan lapangan (plan of development/POD) sejak revisi pertama POD disetujui pada 2019. Percepatan pengembangan gas Masela amat dibutuhkan. Pasalnya, proyek tersebut diperkirakan akan menyerap 10.000 tenaga kerja baru dan membawa manfaat ikutan lainnya (multiplier effect) dari pembangunan infrastruktur pengolahan gas di darat. Masela diharapkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia. (Yoga)


Tags :
#Migas
Download Aplikasi Labirin :