Vale Berpeluang Kuasai 30% Saham Pabrik Nikel Baterai EV
JAKARTA,ID-PT Vale Indonesia Tbk (INCO) berpeluang menguasai 30% saham pabrik nikel berteknologi high pressure acid leach (HPAL) di Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara milik PT Kolacka Nikel Indonesia (KNI), lima tahun setelah KNI merampungkan pembangunan fasilitas itu. Pabrik itu akan menghasilkan mixed hydroxide preciptate (MHP), produk nikel antara yang digunakan sebagai bahan baku baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Dalam pohon bisnis nikel, MHP diolah lagi menjadi nikel sulfat, material (prekursor) kutub positif (katoda) baterai EV bersama lithium, mangan/aluminium, dan kobalt sulfat. Bayu Aji, head of communications Vale Indonesia, menegaskan, perseroan memiliki opsi untuk meningkatkan porsi saham di KNI. Apabila Vale memilih mengeksekusi opsi tersebut, komposisi pemegang saham KNI adalah Hauyou (secara tidak langsung) 53%, Ford 17% dan vale Indonesia 30%. "Saat ini Huayou adalah pihak yang bertanggung jawab atas pembangunan HPAL, karena pemegang saham mayoritas KNI, sedangkan PT Vale pemegang saham minoritas," ujar dia kepada Investor Daily, Senin (17/7/2023).
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023