Pendapatan Berulang Jadi Penopang
Kinerja PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) terus menunjukkan pemulihan. Saat penjualan properti cenderung stagnan, SMRA mendapat sokongan dari pendapatan berulang atau
recurring income
. SMRA juga akan mendapat katalis positif dari serah terima proyek dan pembukaan pusat perbelanjaan di semester kedua 2023.
Analis Henan Putihrai Sekuritas Jono Syafei mengatakan, pendapatan SMRA selama kuartal pertama 2023 mencapai Rp 1,5 triliun atau tumbuh 2% secara tahunan. Pencapaian positif ini didukung oleh pendapatan berulang yang lebih tinggi, terutama dari pusat perbelanjaan atau mal.
Segmen pusat perbelanjaan melonjak 30,2% secara tahunan menjadi Rp 588 miliar. Sedangkan, pendapatan dari segmen real estat sebesar Rp 911 miliar, lebih rendah 10,5% secara tahunan.
Jono mengatakan, pendapatan berulang SMRA akan lebih tinggi, termasuk dari dua mal baru yang akan beroperasi pada semester kedua tahun ini.
Segmen pendapatan berulang tersebut didukung tingkat kunjungan yang lebih ramai setelah pembatasan di masa pandemi dan prospek perekonomian yang lebih baik. Sementara, adanya musim serah terima produk real estat akan menjadi kabar baik bagi penjualan properti.
Analis Ciptadana Sekuritas Yasmin Soulisa juga menyoroti, porsi antara penjualan properti dan pendapatan berulang SMRA mulai bergeser.
Postingan Terkait
Prospek Perbaikan Ekonomi di Paruh Kedua Tahun
Meningkatkan Pendapatan dari Pajak Digital
Anggaran 2025 Terancam Membengkak
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Aturan Baru Jadi Tantangan Industri
Langkah Ekspansi dan Divestasi Perusahaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023