;

Solusi Pendanaan Lanjutan

Ekonomi Yoga 05 Jul 2023 Kompas
Solusi Pendanaan Lanjutan

Pencanangan kumpulan modal ventura korporat milik BUMN, yaitu Merah Putih Fund, telah masuk tahap final. Pembentukannya diharapkan bisa mengisi kesenjangan putaran pendanaan tahap awal dan  lanjutan bagi ekosistem usaha rintisan bidang teknologi di dalam negeri. Plt. Dirut Mandiri Capital Indonesia sekaligus Fund Manager Merah Putih Fund, Dennis Pratistha, saat ditemui di Jakarta, Selasa (4/7) mengatakan, ide pembentukan Merah Putih Fund lahir sejak dua tahun lalu. Dia optimistis Merah Putih Fund bisa diluncurkan dalam waktu dekat. Sejauh ini sudah terdapat lima modal ventura korporat (corporate venture capital/CVC) milik BUMN yang bergabung dalam Merah Putih Fund, yaitu MDI Ventures (Telkom), Telkomsel Mitra Inovasi (Telkomsel), BNI Ventures (BNI), BRI Ventures (BRI), dan Mandiri Capital Indonesia (Bank Mandiri).

Menurut dia, kelima CVC itu telah menyediakan dana 300 juta USD agar dapat berinvestasi ke putaran pendanaan tahap lanjutan (later-stage investment). Merah Putih Fund telah mendapat izin dari OJK pada 18 Juli 2022. ”Selama kurun waktu tahun 2008–2009 bisa dikatakan sebagai tahun-tahun awal perusahaan rintisan bidang teknologi muncul di Indonesia. Kemudian, masuk tahun 2014 dan sesudahnya, usaha rintisan bidang teknologi tumbuh sangat signifikan. Bisnis modelnya semakin matang dan masyarakat Indonesia sudah semakin terbiasa dengan teknologi digital,” ujar Dennis ketika ditanya mengapa Merah Putih Fund baru hadir saat ini. Menurut dia, perusahaan rintisan bidang teknologi dalam negeri yang semula cenderung banyak bermain di segmen konsumer kini mulai merambah ke segmen bisnis ke bisnis (B2B). Selain itu, meski sejumlah negara mengalami pelambatan pertumbuhan ekonomi, perusahaan-perusahaan justru terus berupaya bertransformasi ke arah digital. (Yoga)


Download Aplikasi Labirin :