;

DIVESTASI INCO : WIN-WIN SOLUTION JADI PRIORITAS

Ekonomi Hairul Rizal 04 Jul 2023 Bisnis Indonesia
DIVESTASI INCO : WIN-WIN SOLUTION JADI PRIORITAS

Pemerintah memastikan tidak akan meninggalkan kepentingan investor dalam proses divestasi PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang belakangan menjadi perbincangan hangat. Solusi yang saling menguntungkan akan terus dikedepankan agar persoalan itu bisa segera tuntas. Presiden Joko Widodo memastikan pemerintah akan mencari jalan keluar yang tidak merugikan investor dalam proses divestasi INCO jelang berakhirnya kontrak karya milik perusahaan pada Desember 2025. Jalan keluar yang baik untuk kepentingan nasional dan investor pun disusun agar proses peralihan kontrak karya menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK) berjalan lancar. “Kepentingan nasional harus didahulukan, tetapi kami juga tidak ingin merugikan investor. Win-win solution, keduanya harus berjalan dengan baik,” katanya di Halim Perdanakusuma, Senin (3/7). Kepala Negara menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan dari pemerintah terkait dengan divestasi INCO. Meski begitu, Presiden memastikan persoalan tersebut akan tuntas paling lambat akhir bulan ini. Presiden pun menegaskan bahwa proses divestasi INCO tidak boleh sampai mengganggu proses industrialisasi dan penghiliran sektor pertambangan mineral yang sekarang sedang kencang dijalankan oleh pemerintah.

Peneliti Alpha Research Database Ferdy Hasiman mengatakan bahwa pemerintah harus mencari upaya terobosan yang bisa menyiasati persoalan divestasi INCO di tengah mahalnya valuasi saham perusahaan tersebut. Menurutnya, proses divestasi INCO tidak boleh membebani keuangan PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID. Untuk itu, pemerintah harus segera melakukan valuasi terhadap harga saham yang akan didivestasikan oleh INCO. Yang paling penting dalam proses divestasi INCO, kata Ferdy, adalah proses tersebut harus membuat MIND ID memiliki peran lebih dalam di perusahaan tersebut melalui pencatatan aset. “Persoalan pencatatan aset ini menjadi kelemahan dari proses divestasi PT Freeport Indonesia yang harus diperbaiki, karena meski menjadi mayoritas MIND ID hanya berperan sebagai penerima dividen,” katanya. Dia menjelaskan, melalui peran lebih dalam di perusahaan yang melakukan divestasi akan memungkinkan MIND ID untuk melakukan transfer pengetahuan dan teknologi. Dengan begitu, MIND ID mendapatkan nilai tambah lebih besar dalam proses tersebut.

Download Aplikasi Labirin :