Saham Nikel Terseret Pelemahan Harga di Pasar Global
JAKARTA, ID – Harga saham dua raksasa perusahaan nikel Indonesia PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) tumbang, Rabu (26/04/2023), terseret pelemahan harga nikel di pasar global. Namun, kalangan analis menilai, penurunan harga saham ini hanya bersifat sementara. Pada perdagangan Rabu (26/04/2023), kedua saham itu terkena auto rejection bawah (ARB). Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham MBMA turun 6,78% menjadi Rp 825, sehingga kena ARB. Saham anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) ini bergerak dalam rentang Rp 825-900, namun harga tersebut masih di atas harga IPO Rp 795. Perusahaan mencatatkan saham di BEI pada 18 Ap Rp 4.010, turun 0,25% dari hari sebelumnya. Merdeka Copper memiliki 49% saham Merdeka Battery. Sementara itu, saham NCKL terkoreksi Rp 100 (6,92%) dan ditutup di level Rp 1.345. Saham Grup Harita ini bergerak dalam rentang Rp 1.345-1.470. Meski sahamnya anjlok, harga saham perusahaan nikel terintegrasi tersebut masih berada di atas harga IPO Rp 1.250. Market cap perusahaan mencapai Rp 84,8 triliun. Kalangan analis menilai, penurunan saham emiten nikel hanya bersifat sementara. (Yetede)
Tags :
#NikelPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023