Harga Emas Menuju Rekor Baru
Harga emas masih melesat di tengah meredanya risiko resesi global. Di pasar spot, instrumen yang digadang sebagai
safe haven
ini tertahan di US$ 2.040 per ons troi, pada Kamis (13/4). Level ini menjadi level tertinggi sejak 8 Maret 2022.
Per pukul 20.41 WIB kemarin, harga emas spot memang kembali terkoreksi 1,95% ke US$ 2.027 per ons troi. Tapi bila dihitung sejak awal tahun, harga emas sudah naik 8,61%. Harga emas masih berpeluang mendekati level tertinggi sepanjang masa di 6 Agustus 2020, yakni US$ 2.063 per ons troi.
Sedangkan harga emas logam mulia Antam juga menguat 0,84% ke Rp 1.084.000 per gram, dengan harga
buyback
Rp 973.000 per gram. Harga ini hanya berbeda Rp 13.000 dari harga
all time high
emas Antam yang diraih pada 24 Maret 2023 lalu di Rp 1.096.000.
Chief Analyst
DCFX Futures Lukman Leong mengatakan, kenaikan signifikan pada harga emas ke atas level US$ 2.000 didorong meredanya inflasi, terutama di Amerika Serikat (AS). Kondisi ini menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga bank sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) lebih lanjut.
Tambah lagi, pengajuan klaim pengangguran di AS pekan lalu naik menjadi 239.000 dari 228.000 sepekan sebelumnya. Ini menjadi sinyal kondisi pasar tenaga kerja AS mengendur. Salah satu penyebabnya, biaya pinjaman yang lebih tinggi mengurangi permintaan dalam perekonomian.
Tags :
#EmasPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023