;

KAMPUNG WISATA, Dari Jantung Kota hingga Kaki Gunung

Ekonomi Yoga 14 Apr 2023 Kompas (H)
KAMPUNG WISATA, 
Dari Jantung Kota
hingga Kaki Gunung

Pariwisata jadi denyut nadi Kota Malang dan Kota Batu di Jatim. Mulai dari jantung kota hingga kaki gunung, geliat pariwisata tumbuh menjalari sudut-sudut kampung. Bangkitnya pariwisata pasca pandemi Covid-19 diharapkan menjadi kabar baik bagi warga di kampung-kampung wisata. Puluhan orang bergerombol di sisi barat kawasan pedestrian Koridor Kayutangan di Kota Malang, Jatim, Minggu (9/4)malam, menyaksikan ”Hop Lah Hope” Ari-Art Solo Exhibition oleh artis jalanan asal Bondowoso, Abqoriyin Hizan, yang 12 tahun terakhir berproses di Malang. ”Enak buat nongkrong, suasananya ramai,” ujar Zain Maulana (21), mahasiswa Universitas Brawijaya, yang malam itu menikmati Kayutangan dengan duduk-duduk di bangku bersama kawannya. Sepanjang mata memandang, suasana di Koridor Kayutangan di jantung Kota Malang pada malam itu kontras dengan saat siang hari.

Bulan puasa membuat aktivitas warga di kedai, kafe, resto, ataupun tempat usaha lain yang berjajar di jalan sepanjang 850 meter dan dipisahkan oleh simpang empat Rajabali itu sepi. ”Sehabis maghrib ramai sekali, pengunjung penuh. Bahkan, sampai pukul 02.00 masih ada tamu,” ujar manajer kedai kopi Hwie, Fiska Wilensky (25). Kedai Hwie yang memanfaatkan bangunan kolonial bernuansa klasik itu baru buka dua hari terakhir, tetapi animo konsumen sudah tinggi. Pada hari pertama buka, Sabtu malam, kedai itu dikunjungi 130 orang.

Geliat di dalam perkampungan Kayutangan di Kelurahan Kauman juga terasa meski hampir tiga tahun denyutnya terhenti karena pandemi. Di perkampungan ini, wisatawan bisa menikmati suasana  bangunan-bangunan masa lalu yang masih eksis hingga kini. Wisatawan bisa menyusuri gang-gang di kampung itu, baik sendirian maupun menggunakan jasa pemandu (guide). ”Di tempat ini, prasarana peninggalan kolonial masih ada, seperti jembatan, sungai, dan gorong-gorong yang ada di bawah jalan yang ada di dalam perkampungan. Orang tidak akan tahu itu semua jika tidak masuk ke dalam kampung,” kata Ninik Abdilah, Koordinator Pelaku UMKM Kayutangan Heritage. Order mengalir Tak  hanya di Kayutangan, geliat wisata kampung juga terlihat di Dinoyo, kampong yang terkenal sebagai pusat produksi keramik. (Yoga)


Tags :
#Pariwisata
Download Aplikasi Labirin :