Inovasi Teknologi dan Potensi Krisis Ekonomi
Disrupsi teknologi, termasuk munculnya teknologi seperti ChatGPT yang berbasis kecerdasan buatan (AI), telah memicu perdebatan mengenai dampaknya bagi umat manusia, terutama potensi munculnya krisis ekonomi. Perdebatan ini tidak baru. Setidaknya isu ini sudah muncul dalam debat tentang masa depan ekonomi Amerika Serikat yang digelar di Chicago's Northwestern University pada 2016. Pembicara yang hadir saat itu adalah dua sejarawan ekonomi besar, Robert J. Gordon dan Joel Mokyr. Gordon menggunakan pendekatan produktivitas faktor total dalam bukunya, The Rise and Fall of American Growth, yang mengukur pengaruh perkembangan sumber daya manusia dan teknologi terhadap pertumbuhan. Temuannya, revolusi industri yang diawali dengan penemuan mesin uap dan berlanjut dengan penemuan listrik dan motor pembakaran (combustion engine), secara revolusioner telah mendorong pertumbuhan ekonomi. Inovasi di era ini benar-benar revolusioner, katanya. (Yetede)
Tags :
#KrisisPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023