BI Optimalkan Peran Pesantren Kembangkan Komoditas Pangan Strategis
BI akan mengoptimalkan peran pesantren untuk pengembangan komoditas pangan strategis dalam mendukung ketahanan pangan di Indonesia. “Kami akan juga mendorong pesantren ini menjadi pusat pengembangan komoditas pangan strategis,” kata Deputi Gubernur BI Juda Agung Juda dalam acara Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) Jatim 2023, Jumat (17/3). Juda menuturkan, BI memiliki program Integrated Farming with Technology and Information (Infratani) yang mengembangkan infrastruktur budidaya hortikultura berbasis teknologi. Program tersebut mendukung penguatan sektor pertanian terintegrasi yang berbasis pada pemanfaatan teknologi digital, yang tersebar di 90 pondok pesantren di berbagai wilayah di Indonesia.
Juda berharap pada 2023, program tersebut akan dilakukan di Jatim. Dengan demikian, pesantren dapat semakin berperan mendukung produksi pertanian dan hortikultura guna mendukung ketahanan pangan. “Peran pondok-pondok pesantren dapat kita optimalkan untuk mendukung program ketahanan pangan,” ujar Juda dalam acara yang bertemakan Sinergi dan Inovasi untuk Ketahanan Pangan Nasional melalui Teknologi Pertanian dan Digitalisasi itu, seperti dilansir Antara. Juda juga berharap Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) dapat terlibat dengan mengajak anggotanya aktif di dalam mendukung ketahanan pangan di Indonesia. (Yoga)
Tags :
#PanganPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023