Menakar Kerugian Keracunan Pangan
Problem keamanan pangan di Indonesia, terlihat dari sejumlah kasus kejadian keracunan pangan di beberapa daerah. Berdasarkan data BPOM, pada 2021 ada 50 kejadian luar biasa atau KLB keracunan pangan. Pada tahun yang sama, data Kemenkes mengungkapkan, ada 70 KLB keracunan pangan. Disebut KLB karena ada dua orang atau lebih mengalami keracunan yang sama setelah mengonsumsi sumber makanan atau minuman yang sama. Keracunan pangan yang terjadi tidak hanya menyebabkan korban mengalami gejala muntah dan diare. Namun, sebagian berdampak fatal karena sejumlah kasus keracunan makanan berujung maut. Di sisi lain, ada kerugian ekonomi yang kerap tidak dihitung sebagai dampak kasus keracunan makanan. Harian Kompas menghitung estimasi kerugian ekonomi akibat kasus KLB keracunan pangan di Indonesia pada tahun 2021 mencapai Rp 109,68 miliar, setara pembangunan sembilan puskesmas dengan asumsi biaya pembangunan setiap puskesmas sekitar Rp 12 miliar. Bisa juga setara dengan membangun 50 SD dengan asumsi kebutuhan dana per SD Rp 2,19 miliar.
Menurut WHO, kasus keracunan makanan di negara berkembang merupakan puncak gunung es. Diperkirakan, kasus KLB keracunan makanan yang dilaporkan hanya 1 % dari total kasus. Dengan asumsi WHO itu, kemungkinan KLB keracunan makanan sesungguhnya yang terjadi di Indonesia pada 2021 mencapai 5.000 kasus. Jadi, kemungkinan ada 256.900 orang terpapar, 178.300 orang sakit, dan 1.000 orang meninggal. Data dasar itu lalu dipakai sebagai pengali biaya yang dikeluarkan untuk menangani kasus KLB keracunan pangan. Komponen biayanya terdiri atas tiga kelompok, yaitu biaya kesehatan langsung, biaya non-kesehatan langsung, dan biaya non-kesehatan tidak langsung. Besarnya kerugian ekonomi akibat kasus KLB keracunan pangan ini menunjukkan sisi lain dampak dari lemahnya keamanan pangan di Indonesia. Kerugian tersebut tidak hanya berimbas pada anggaran kesehatan pemerintah, tetapi juga berdampak pada pengeluaran masyarakat. (Yoga)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023