Hambatan Ekonomi Mereda
IMF menyebutkan hambatan ekonomi di Asia, termasuk Indonesia, mulai mereda. Pemulihan ekonomi China dan India akan mendorong perekonomian negara-negara di kawasan tersebut berangsur kembali pada kondisi sebelum pandemi Covid-19. Hal itu mengemuka dalam tinjauan ekonomi IMF bertajuk ”Hambatan Perekonomian Asia yang Mereda Membuka Jalan bagi Pemulihan yang Lebih Kuat”. Tinjauan yang disusun tim ekonom Departemen Asia Pasifik IMF itu dipublikasikan pada 20 Februari 2023. Laporan tersebut menyebutkan, hambatan ekonomi Asia mereda lantaran tekanan gejolak keuangan global melandai. Selain itu, harga pangan dan energi turun. Perekonomian China juga pulih kembali.
Sejalan dengan itu, pertumbuhan ekonomi India yang masih cukup tinggi akan turut menopang pemulihan Asia. Kamboja, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam juga kembali ke pertumbuhan pra-pandemi yang kuat. IMF memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Asia dapat meningkat dari 3,8 5 pada 2022 menjadi 4,7 % pada 2023.EkonomiChina dan India pada 2023 diproyeksikan tumbuh masing-masing 5,2 % dan 6,1 %. Adapun ekonomi RI diperkirakan tumbuh 4,8 % tahun ini, lebih rendah daritahun lalu di 5,31 %. ”Analisis terbaru kami menunjukkan, setiap ekonomi China tumbuh 1 poin persentase, output di seluruh Asia naik sekitar 0,3 %,” kata Direktur Departemen Asia dan Pasifik IMF Krishna Srinivasan. (Yoga)
Tags :
#Ekonomi InternasionalPostingan Terkait
China Meminta Dukungan Lebih Besar dari AIIB
Mengawasi Langkah Strategis Danantara
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023