Menyerang 1,5 Juta Anak di Indonesia
JAKARTA-Indonesia tidak sendirian menghadapi ancaman diabetes anak. Kenaikan jumlah kasus juga terjadi di berbagai belahan dunia. Prevalensi tertinggi diabetes anak terdapat di Finlandia. Di negara dengan tingkat kebahagaiaan tertinggi itu, ada 58,1 pasien diabetes melitus di setiap 100 ribu anak. Di Amerika Serikat, ada 283 ribu anak 0-19 tahun yang terdiagnosa diabetes. Angka itu melonjak dari 24 ribuan pada 2014-2015. "Sementara di Indonesia, prevalensi dua per 100 ribu anak," kata Muhammad Faizi, Kepala Unit Ikatan Dokter Indonesia (IDAI), kepada Tempo, Ahad, 19 Februari 2023. IDAI Menyebut diabetes melitus sebagai masalah global. Sepanjang 2021, misalnya, ada 6,67 juta orang di berbagai kelompok usia yang meninggal akibat penyakit ini. Secara global, diperkirakan ada 1,2 juta anak dan remaja yang mengidap diabetes tipe 1. Sementara itu, mengutip Federasi Diabates Internasional (IDF), diperkirakan terdapat 184 ribu pasien anak baru pada 2021 dan 201 ribu pada 2022. (Yetede)
Tags :
#KesehatanPostingan Terkait
Menakar Daya Tahan Momentum Elektrifikasi
Pemasaran Digital Rokok Menyasar Anak Muda
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023