Berharap Dana Bank Domestik
JAKARTA-Menteri Investasi Bahlil Lahadalia berharap dukungan pembiayaan perbankan dalam negeri untuk menambah kapasitas smelter mineral. Saat ini fasilitas pemurnian dan pengolahan lebih banyak mengandalkan investor asing. Bahlil mengatakan total investasi untuk menghiliran didalam negeri mencapai Rp171,2 triliun sepanang tahun lalu. Jumlahnya mencapai 14% dari total realisasi investasi 2022 yang sebesar Rp1.200 trilun. Dana tersebut mayoritas berasal dari penanaman modal asing. Menurut Bahlil, minimnya partisipasi investor domestik di industri smelter dipicu oleh perbankan Indonesia yang tidak sungguh-sungguh mendukung penghiliran mineral. Dia mendorong adanya pelonggaran untuk pembiayaan bisnis tersebut. "Perbankan perlu memberi equity yang terjangkau. Jangan 40%," ujarnya, kemarin. Dia membandingkan kebijakan perbankan di luar negeri yang hanya 10%. (Yetede)
Postingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023