;

Kenaikan Harga Beras Belum Terkendali

Lingkungan Hidup Yoga 15 Feb 2023 Kompas
Kenaikan Harga Beras
Belum Terkendali

Kenaikan harga beras di sejumlah daerah belum dapat dikendalikan. Namun, pemda mulai bergerak dengan menggelar operasi pasar murah di sejumlah titik untuk menekan kenaikan harga beras. Pada Selasa (14/2) harga beras di sejumlah pasar di Kota Semarang, Jateng, terpantau masih di atas harga eceran tertinggi (HET). Di Pasar Bulu, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, beras medium dibanderol paling murah Rp 12.000 per kg. Sementara harga beras premium Rp 15.000 per kg. ”Harga beras masih naik terus, berkisar Rp 1.000-Rp 2.000 per hari, belum ada penurunan sama sekali. Beberapa hari lalu sudah ada pendataan, katanya mau ada operasi pasar, tapi sampai hari ini belum dilakukan. Semoga bisa segera dilakukan supaya harga beras cepat turun,” kata Muji (63), pedagang bahan pokok di Pasar Bulu, Selasa.

Kadis Perindustrian dan Perdagangan Jateng M Arif Sambodo mengatakan, untuk menekan biaya distribusi, pemerintah akan memotong rantai pasok beras. Beras hasil panen dari petani akan diserap langsung oleh Bulog untuk dijual kepada masyarakat dengan harga di bawah HET. Kadis Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Magelang, Jateng, Basirul Hakim mengatakan, pihaknya meminta bantuan Bulog menyalurkan beras untuk kebutuhan operasi pasar (OP) di 13 pasar. ”Mengikuti situasi dan kebutuhan masyarakat di lapangan, kami juga akan menggelar pasar murah saat puasa,” ujarnya. Syarifah, pedagang di Pasar Borobudur, mengatakan, harga beras menunjukkan tren naik selama dua bulan terakhir. Harga beras kualitas medium tertinggi pada 2022 berkisar Rp 11.000 per kg. Kini, harga beras lebih dari 12.000 per kg kendati pasokannya lancar. ”Harga beras hanya bisa turun saat panen raya,” ujarnya. (Yoga)

Download Aplikasi Labirin :