Hilirisasi Perlu Melibatkan Nelayan
JJAKARTA, KOMPAS — Upaya Indonesia mendorong hilirisasi
perikanan diharapkan memperkuat nilai tambah dan daya
saing sektor kelautan dan perikanan. Selama ini, nilai ekspor perikanan Indonesia cenderung meningkat karena pengaruh harga komoditas, bukan karena peningkatan nilai
tambah produk perikanan.
Ketua Dewan Pembina Kesatuan Nelayan Tradisional
Indonesia (KNTI) Riza Damanik menilai, dorongan pemerintah untuk hilirisasi perikanan merupakan solusi tepat untuk meningkatkan nilai
tambah. Perikanan merupakan sektor unggulan nasional.
Sektor ini memiliki volume
produksi beberapa komoditas
yang lebih unggul dibandingkan dengan komoditas serupa
dari negara lain.
Akan tetapi, kenaikan nilai
ekspor perikanan Indonesia
lebih ditopang oleh kenaikan
harga komoditas. ”Titik berat
pengembangan sektor perikanan masih sebatas produksi dan belum peningkatan nilai tambah,” kata Riza dalam
”Outlook KNTI 2023: Akselerasi Pertumbuhan dan Peningkatan Kesejahteraan Nelayan Kecil dan Tradisional di
Indonesia”, di Jakarta, Senin
(13/2/2023). (Yoga)
Tags :
#perikananPostingan Terkait
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Potensi Tekanan Tambahan pada Target Pajak
Ancaman Deindustrialisasi & Nasib Buruh
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Waspadai Dampak Perang pada Anggaran Negara
Danantara Gencar Himpun Pendanaan
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023