Kemendag Temukan 515 Ton MinyaKita Belum Didiistribusi di Pabrik Merunda
JAKARTA, ID – Di saat masyarakat kesulitan mendapatkan Minyakita, pasokan sebanyak 515 ton justru masih disimpan di gudang PT Bina Karya Prima (BKP) di Marunda, Jakarta Utara. Temuan diperoleh saat Kementerian Perdagangan bersama Satgas Pangan Polri melakukan inspeksi mendadak di PT BKP, yang merupakan produsen terbesar minyak goreng murah kemasan program pemerintah tersebut. Hasil temuan pada Selasa (07/02/2023) itu akan langsung didistribusikan ke berbagai pasar tradisional di Pulau Jawa, untuk mengatasi kelangkaan pasokan Minyakita di pasaran. Langkah ini diharapkan dapat menurunkan harga hingga tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 14.000 per liter. “Hari ini, Kemendag bersama Satgas Pangan melakukan pengawasan di lapangan. Hasilnya, ditemukan stok Minyakita per 7 Februari 2023 sekitar 515 ton yang diproduksi PT BKP pada bulan Desember 2022. Perusahaan ini mengaku tidak mendistribusikannya karena belum mendapatkan domestic market obligation (DMO),” kata Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan usai meninjau gudang penyimpanan Minyakita PT BKP di Marunda, Selasa (07/02/2023). (Yetede)
Tags :
#MinyakPostingan Terkait
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023