Produksi Motor Listik Ditargetkan 2 Juta Unit
Pemerintah berusaha mendorong percepatan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia. Tidak hanya mobil saja, tetapi sepeda motor listrik. Kementerian Perindustrian menargetkan produksi motor listrik mencapai 2 juta unit pada 2025.. Untuk itu, Kemenperin bekerja sama dengan New Energy and Industrial Development Organization Organization (NEDO) Japan, PT Astra Honda Motor (AHM), Gojek dan Grab, terkait penggunaan battery swaping di ekosistem kendaraan listrik Indonesia. Hal ini mutlak dilaksanakan oleh Indonesia demi mengikuti tren dunia yang terus bergerak ke panggunaan kendaraan yang hemat energi dan ramah lingkungan. Selain itu, juga sekaligus untuk menurunkan emisi CO2 sebesar 29% secara mandiri dan emisi 41% emisi CO2 dengan dukungan internasional pada 2030, menjaga energi sekuriti khususnya di sektor transportasi darat, dan mengurangi impor bahan bakar minyak. Kementerian Perindustrian memprediksi produksi sepeda motor naik dari 7 juta pada tahun 2018 menjadi 10 juta pada tahun 2025. Dari jumlah itu, sebanyak 20% atau 2 juta unit ditargetkan merupakan motor listrik.
Postingan Terkait
KETIKA PERAK TAK LAGI SEKADAR LOGAM
Optimalkan Kekuatan Ekonomi Domestik
Regulasi Perumahan perlu direformasi
Politik Pangan Indonesia Picu Optimisme
Arus Modal Asing Bersiap Masuk
Artikel Populer
-
Tekan Inflasi, Pasar Murah
04 Jan 2025 -
Tapera Beri Angin Segar Emiten Perbankan
05 Jun 2024 -
Ledakan Smelter Berulang, Optimalkan Pengawasan
28 Dec 2023 -
KISAH SEGITIGA ANTARA VIETNAM, CHINA, DAN AS
28 Dec 2023