;

FONDASI KUAT PASAR SAHAM

Ekonomi Hairul Rizal 25 Nov 2022 Bisnis Indonesia (H)
FONDASI KUAT PASAR SAHAM

Pasar modal Indonesia terus bermanuver di zona hijau sepanjang 2022. Kinerja moncer ekonomi nasional hingga pengujung tahun ini digadang-gadang menjadi fondasi kuat bagi laju bursa saham untuk menutup 2022 dengan apik, sekaligus melanjutkan tren positif di 2023. Kendati demikian, optimisme tersebut juga dibayangi beragam sentimen negatif antara lain konflik geopolitik serta dinamika keuangan global seperti bond rush di Inggris akibat penaikan pajak, dan kebangkrutan bursa kripto FTX. Kasus gagal bayar obligasi Lego Land yang memantik gejolak sistemik di pasar obligasi korporasi di Korea Selatan juga menambah sentimen negatif sektor keuangan global. Kinerja moncer pasar modal Indonesia dikemukakan Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Iman Rachman yang menyatakan bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) tercatat naik 7,58% year-to-date (YtD) ke level 7.080,52 pada akhir perdagangan Kamis (24/11). “Tidak semua bursa positif. Kalau kita bandingkan, bursa Indonesia hanya berada di bawah Chile dan Turki,” ujarnya dalam sambutan CEO Networking 2022, Kamis (24/11). Lebih lanjut Iman menuturkan, kapitalisasi pasar saham Indonesia yang mencapai Rp9.520 triliun atau sekitar US$630 miliar juga merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Meski begitu, rerata nilai transaksi harian (RNTH) BEI yang mencapai Rp14,9 triliun atau US$1 miliar masih lebih rendah dari Thailand yang sudah menyentuh US$2 miliar. Iman juga menyoroti rasio jumlah investor pasar modal terhadap populasi Indonesia yang baru mencapai 1,5% atau di bawah beberapa negara Asean minimal 5% atau lebih.

Download Aplikasi Labirin :